Baca Berita Indonesia : 4 Fakta Tentang Program Diet Karbohidrat

Baca Berita Indonesia : 4 Fakta Tentang Program Diet Karbohidrat

Ada banyak jenis diet yang kita temui, mulai dari diet vegetarian diet lektin hingga diet karbohidrat. Semuanya memiliki tujuan yang sama yaitu menurunkan berat badan demi tercapainya tubuh yang ideal dengan mengurangi asupan nutrisi tertentu. Diet karbohidrat merupakan pengurangan asupan karbohidrat dalam tubuh seperti roti, pasta, sereal, buah, dan sayuran yang memiliki kandungan karbohidrat. Sebagai gantinya pelaku diet mengonsumsi protein dan lemak yang lebih tinggi.

Baca Berita Indonesia : Say Yes! Jangan Takut Gendut Karena Keju

 

Jika tertarik untuk mulai melakukan diet ini, mari kita simak beberapa fakta menarik yang perlu kita ketahui.

1. Alasan Memilih Diet Karbohidrat

Tahukah anda bahwa meskipun tergolong dalam kategori karbohidrat sederhana, pasta, gula, biskuit, roti putih, juga sereal ternyata memiliki kandungan indeks glikemik yang terbilang tinggi. Makanan ini akan memicu peningkatan gula darah secara signifikan. Pasalnya gula darah tertimbun menjadi lemak jika tidak diolah tubuh jadi energi.

Pada keadaan normal, tubuh membakar karbohidrat dan mengubahnya menjadi energi untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Asupan karbohidrat berkurang ketika seseorang menjalani diet karbohidrat dan mengakibatkan tubuh memasuki fase ketosis, yaitu membakar lemak untuk dijadikan energi sebagai pengganti karbohidrat. Proses pembakaran lemak ini yang membuat berat badan mengalami penurunan.

 

2. Manfaat Diet Karbohidrat

Ternyata diet dengan mengurangi asupan karbohidrat tidak hanya bertujuan untuk menurunkan berat badan tetapi juga bisa mengatasi dan mencegah berbagai penyakit serius seperti diabetes, sindrom metabolik, penyakit yang berhubungan dengan kardiovaskular dan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Melakukan diet ini membantu meningkatkan kadar kolesterol baik dalam darah yang baik untuk jantung. Meskipun begitu masih diperlukan riset lebih lanjut mengenai manfaat tersebut.

Baca Berita Indonesia : 5 Bahan Alami Untuk Meredakan Sakit Gigi Bungsu

 

 

3. Keberhasilan Lebih Cepat

Dibandingkan dengan diet rendah lemak dengan diet karbohidrat lebih cepat memberikan hasil terhadap penurunan berat badan. Tidak mengherankan timbunan gula darah yang menjadi lemak akan dibakar dan diubah menjadi energi. Sementara itu lemak menjadi salah satu penyebab tubuh menjadi gemuk. Saat mengurangi asupan karbohidrat, gula darah yang masuk ke tubuh menjadi terbatas sehingga tubuh menggunakan lemak sebagai pengganti energi.

4. Efek Samping Diet Karbohidrat

Setiap diet yang kamu lakukan tentu memiliki efek samping tidak terkecuali jika kamu memilih diet dengan mengurangi asupan karbohidrat dalam tubuh. Karbohidrat menjadi salah satu nutrisi utama tubuh selain protein dan lemak. Nutrisi ini tidak hanya berfungsi untuk proses metabolisme tetapi membantu pembentukan jaringan baru dalam tubuh.

Mengurangi asupan karbohidrat harian membuat tubuh rentan mengalami ketidakseimbangan. Kita menjadi mudah mengalami sakit kepala, mudah lelah, diare, bau mulut, hingga sembelit. Jadi sebelum memutuskan untuk melakukan diet ini sebaiknya kita tanyakan dulu pada dokter apakah diet ini cocok untuk kondisi tubuh kita.

Baca Berita Indonesia : Cara Mengolah Okra Untuk Kolesterol, Bisa Ditumis Dan Infused Water

 

Sumber : HALODOC

Creat By : Babeindonesia

Leave a Comment