Baca Berita Indonesia : 5 Makanan Yang Baik Untuk Mencengah Dispepsia

Baca Berita Indonesia : 5 Makanan Yang Baik Untuk Mencengah Dispepsia

Dispepsia atau yang dikenal dengan sakit maag merupakan kondisi yang menyerang lambung. Keluhan kesehatan ini menimbulkan rasa nyeri yang berasal dari lambung, usus halus, ataupun dari kerongkongan karena berbagai macam kondisi. Sindrom dispepsia ini biasanya lebih sering dirasakan pada saat makan atau setelah makan. Akan tetapi, rasa ketidaknyamanannya ini bisa timbul dan terasa sejak sebelum makan pada saat menjelang waktu makan, lambung akan menghasilkan asam.

Dalam kondisi tertentu, jumlah asam yang diproduksi oleh lambung bisa meningkat. Hal inilah yang bisa menyebabkan iritasi di dinding permukaan lambung, bahkan bisa terasa hingga kerongkongan. Keluhan nyeri pada lambung inilah yang sering membuat dispepsia juga disebut sebagai keluhan nyeri lambung atau sakit maag. Sebenarnya ada beberapa cara untuk mencegah penyakit ini yaitu melalui makanan. Mari kita simak seperti apa makanan itu untuk mencegah dispepsia.

Baca Berita Indonesia : 7 Kue Tradisional Yang Dibungkus Daun Pisang ,Enak Dan Wajib Dicoba!

 

1. Makanan Lunak Lebih Baik

 

Pengidap sindrom dispepsia sebaiknya mengonsumsi makanan dengan tekstur yang lunak dan lembut. Tujuannya untuk mempermudah lambung mencerna makanan, sehingga tidak terlalu memperlambat kerja sistem pencernaan. Makanan lunak itu contohnya bubur, nasi tim, sayuran yang dimasak lembut, kentang rebus, dan ikan.

2. Jangan Pilih Yang Berlemak

Makanan untuk mencegah dispepsia selanjutnya adalah makanan yang tidak berlemak. Menghindari makanan jenis ini bisa meringankan beban kerja perut. Makanan tinggi lebih sulit dicerna dan merangsang otot saluran pencernaan menegang dan bekerja lebih keras. Mulai gantilah makanan tinggi lemak dengan makanan lainnya.

Baca Berita Indonesia : 7 Macam Makanan Yang Serupa Tapi Tak Sama Punya Kembaran Di Jepang

 

3. Hindari Makanan Pedas

Bila dispepsia sedang kembung jangan sekali-kali memilih makanan pedas apalagi bila disertai mual, muntah, dan diare. Makanan seperti ini memang menggoda selera namun makanan pedas bisa mengiritasi kerongkongan dan usus besar, sehingga memperparah gejala maag kronis. Di samping itu juga hindari pula konsumsi rempah-rempah, seperti bawang putih atau merah yang bisa membuat perut semakin sensitif.

4. Konsumsi Yoghurt

Yoghurt termasuk salah satu makanan untuk mencegah dispepsia yang cukup baik. Kandungan bakteri baik yang ada di dalam usus terbukti memiliki banyak manfaat untuk kesehatan pencernaan, salah satunya untuk meringankan iritasi usus besar dan diare. Maka dari itu konsumsilah yoghurt yang kaya akan probiotik. Agar hasilnya maksimal yoghurt bisa dikonsumsi setiap hari ketika sakit maag kambuh, sampai empat minggu setelahnya.

Baca Berita Indonesia : Rekaman Pertengkaran Kumala Sari dan Meldi Keponakan Dewi Persik Beredar,Apa Masalahnya?

 

5. Jauhkan Kafein Dan Soda

Hal yang satu ini harus dihindari, seperti kopi, teh, dan minuman bersoda. Menurut ahli, minuman seperti di atas cenderung menimbulkan gas yang bisa membuat perut kram dan diare. Enggak cuma itu, minuman berkafein juga bisa memperburuk keparahan gejala refluks asam lambung (GERD). Sebagai gantinya, kamu bisa kok memilih untuk mengonsumsi teh herbal atau minuman lainnya yang tak mengandung soda dan kafein.

Baca Berita Indonesia : Deddy Corbuizer Berani Bilang Kangen Mantan Di Depan Sang Tunangan

 

Sumber : BERITA TERBARU

Creat By : Babeindonesia

Leave a Comment