Baca Berita Indonesia : 5 Penyebab Ini Bikin Makan Salad Jadi Tidak Sehat

Baca Berita Indonesia : 5 Penyebab Ini Bikin Makan Salad Jadi Tidak Sehat

Banyak wanita yang percaya bahwa menjaga pola makan yang sehat adalah kunci sukses diet yang sedang dilakukan. Apalagi jika kamu termasuk tipe orang yang malas olahraga, program diet yang hanya mengatur asupan makanan pasti menjadi pilihan utama.

Salah satu menu andalan untuk diet adalah salad, karena salad mengandung banyak serat dari buah dan sayur yang pastinya cocok untuk menurunkan berat badan. Konsumsi makanan dengan kandungan serat yang tinggi disinyalir mampu membuat perutmu merasa kenyang lebih lama, sehingga menghindarkanmu dari makan berlebihan.

Namun, jika tidak mengindahkan cara makan salad yang benar, salad malah bisa jadi perusak diet yang sedang dilakukan. Simak beberapa hal berikut ini yang membuat salad menjadi tidak sehat dan merusak diet.

Baca Berita Indonesia : 8 Jenis Makanan Yang Lebih Baik Dikonsumsi Mentah

1. Terlalu Banyak Buah Kering

Untuk menambah kesegaran dalam salad, seringkali orang-orang menambahkan buah kering ke dalamnya seperti apel, nanas, mangga, jeruk, atau stroberi. Namun faktanya, buah kering mengandung gula berlebih yang membuat rasanya seperti permen. Seperempat buah kering pun nyatanya memiliki kandungan gula sebanyak 29 gram. Jadi, pastikan kamu membatasi jumlah buah kering yang kamu masukkan ke dalam salad atau ganti dengan buah asli.

2. Terlalu Banyak Keju

Keju merupakan sumber kalsium yang bermanfaat untuk tulang, dengan menambahkan parutan keju parmesan, mozarella, atau cheddar kedalam salad akan membuat salad semakin gurih dan lezat. Namun selain mengandung banyak kalsium, keju juga mengandung lemak yang apabila dikonsumsi berlebihan dapat memicu kenaikan berat badan. Oleh karena itu, batasi takaran keju yang digunakan dalam salad, atau ganti keju tersebut dengan keju rendah lemak yang banyak dijual di pasaran.

Baca Berita Indonesia : 8 Manfaat Konsumsi Buah Plum Untuk Kesehatan

3. Salah Memilih Salad Dressing

Lemak yang cukup tinggi pada salad juga dapat ditemukkan pada dressing yang digunakan. Dressing yang biasa dijual dipasaran biasanya mengandung kalori, lemak jenuh, dan natrium yang tinggi. Oleh sebab itu, hindari beberapa jenis salad dressing seperti mayones, thousand island, dan caesar. Beralihlah ke minyak zaitun sebagai salad dressing yang lebih sehat, karena minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk tubuh.

4. Penambahan Crouton atau Potongan Roti Kering

Salad yang biasa disajikan di restoran-restoran umumnya selalu menambahkan crouton atau potongan roti kering. Jika ingin membuat salad sendiri di rumah, sebaiknya hindari penggunaan roti kering ini. Hal ini disebabkan karena roti kering mengandung glikemik yang cukup tinggi, sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah. Sebagai gantinya, dapat menggunakan kacang merah sebagai pelengkap salad.

5. Penambahan Bahan yang Digoreng

 

Untuk menambahkan kadar protein dalam salad, biasanya daging ayam dipilih untuk melengkapi salad. Jika menginginkan menambahkan daging ayam ke dalam salad, pastikan agar daging tersebut telah diproses dengan cara dikukus, direbus, dan tidak digoreng. Sebab, proses penggorengan dapat membuat kadar lemak di dalam daging ayam menjadi lebih banyak dan memicu kenaikan berat badan.

Baca Berita Indonesia : 7 Macam Makanan Diet Keto Yang Tidak Bakalan Mengganggu Diet Kamu,Dan Bisa Membuat Kamu Kenyang Sepanjang Hari

 

Sumber : BERITA TERBARU

Creat By : Babeindonesia

 

One Thought to “Baca Berita Indonesia : 5 Penyebab Ini Bikin Makan Salad Jadi Tidak Sehat”

  1. […] Baca Berita Indonesia : 5 Penyebab Ini Bikin Makan Salad Jadi Tidak Sehat […]

Leave a Comment