Baca Berita Indonesia : 6 Penyebab Stroke Menyerang Di Usia Muda

Stroke adalah penyakit yang terjadi ketika pasokan darah keotak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan (stroke iskemik) maupun pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Kondisi ini berakibat pada berkurangnya asupan oksigen dan nutrisi pada otak sehingga sel-sel otak mati dan tidak bisa berfungsi optimal. Stroke termasuk penyakit yang rentan terjadi pada orang berusia lanjut, namun dikarenakan faktor tertentu, orang berusia muda juga rentan mengalami stroke. Ini faktor yang menyebabkan stroke bisa terjadi di usia muda.

Baca Berita Indonesia : Ketahui 4 Fakta Tentang Facelift

 

1. Anemia Sel Sabit

Anemia sel sabit adalah jenis anemia akibat kelainan genetik yang ditandai dengan bentuk sel-sel darah abnormal (seperti bulan sabit), sehingga menyebabkan pembuluh darah kekurangan pasokan darah sehat dan oksigen untuk disebarkan ke seluruh tubuh. Jika kondisi ini terjadi di otak maka seseorang berisiko lebih besar untuk mengalami stroke di usia muda.

2. Kelainan Pembuluh Darah Bawaan

Misalnya aneurisma otak dan malformasi arteri, Aneurisma otak adalah pembesaran pembuluh darah pada otak akibat dinding pembuluh darah yang lemah. Sedangkan Malformasi arteri adalah pertumbuhan pembuluh darah arteri dan vena yang abnormal. Kelainan tersebut menyebabkan terbentuknya gumpalan (stroke iskemik) atau meningkatkan risiko pembuluh darah pecah (stroke hemoragik).

3 Hipertensi

Hipertensi yang tidak diobati bisa mengganggu pembuluh darah dan menyebabkan penyakit jantung atau stroke.

Baca Berita Indonesia : 6 Cara Merawat Kecantikan Sebelum Tidur

 

4. Infeksi Dan Trauma Berat

Contohnya trauma kepala dan gegar otak, Kondisi ini bisa mengganggu sistem kekebalan tubuh dan sel-sel darah sehingga meningkatkan pembentukan gumpalan darah yang berujung pada stroke.

5. Kolesterol Tinggi

Tingginya kolesterol jahat (low density lipoprotein/LDL) dalam darah bisa menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah otak. Saat plak menutup pembuluh darah akan terjadi sumbatan atau penyempitan pembuluh darah yang disebut aterosklerosis. Jika kondisi ini dibiarkan suplai oksigen dan nutrisi ke otak akan terganggu sehingga meningkatkan risiko stroke.

6. Pengobatan Tertentu

Misalnya terapi hormon, penggunaan steroid, dan pil KB bisa mengubah hormon tubuh, fisiologi pembuluh darah dan fungsi pembekuan darah, sehingga meningkatkan risiko stroke.

Baca Berita Indonesia : Icardi Dan Inter Milan Masih Jauh Dari Perjanjian Soal Kontrak

 

Sumber : HALODOC

Creat By : Babeindonesia

Leave a Comment