Baca Berita Indonesia : Say Yes! Jangan Takut Gendut Karena Keju

Baca Berita Indonesia : Say Yes! Jangan Takut Gendut Karena Keju

Bagi sebagian orang mengonsumsi keju adalah hal yang “mewah” karena tidak bisa terlalu sering. Bukan karena harganya, melainkan karena sensasi nikmat dan juga “akibatnya”. Makanan yang satu ini dianggap sebagai pemicu naiknya berat badan dan bisa menyebabkan kegemukan. Namun, benarkah kita bisa gendut karena keju? Melansir laman Livestrong, keju memang masuk dalam makanan yang memiliki jumlah kalori cukup tinggi.

Hal itu bisa membuat seseorang yang mengonsumsinya berisiko mengalami kenaikan berat badan. Jadi bukan tanpa alasan muncul anggapan gendut karena keju. Pada dasarnya semua jenis makanan memiliki risiko yang sama jika dikonsumsi secara berlebihan. Jika mengalami kenaikan berat badan setelah makan keju bisa jadi karena jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh lebih besar dari yang dikeluarkan. Sebab prinsip utama dalam menjaga berat badan adalah jumlah kalori dikeluarkan harus sama atau lebih banyak dari yang masuk.

Baca Berita Indonesia : 5 Bahan Alami Untuk Meredakan Sakit Gigi Bungsu

 

Saat ini ada banyak jenis keju yang dijual di pasaran dan salah satu pilihan terbaik untuk menghindari kenaikan berat badan adalah memilih keju yang memiliki jumlah kalori lebih rendah. Hal ini sangat penting untuk menghindari penumpukan lemak yang berujung pada kenaikan berat badan. Dilihat dari bahan dasarnya, ada dua jenis keju yaitu keju natural (natural cheese) dan keju olahan (processes cheese).

Perbedaannya adalah pada keju natural biasanya tidak mengandung berbagai macam zat tambahan, sementara pada keju olahan keju telah melewati berbagai proses dan penambahan campuran. Biasanya keju olahan ditambah dengan susu bubuk, lemak nabati, pewarna dan bahkan perisa untuk menambah rasa agar enak dikonsumsi. Keju natural memiliki lebih banyak kandungan susu yang baik untuk tubuh dan ada pula bahan alami yang sering ditemukan dalam keju seperti enzim, jamur atau ragi.

Bahan-bahan ini biasanya ada dalam bagian tempe dan digunakan untuk mengawetkan tempe agar bisa terus dikonsumsi. Biasanya keju natural akan memiliki rasa yang lebih lembut dan creamy. Salah satu cara yang bisa diterapkan untuk menemukan keju yang terbaik adalah dengan mengetahui jenisnya dan bahan dasar pembuatan makanan tersebut.

Baca Berita Indonesia : Cara Mengolah Okra Untuk Kolesterol, Bisa Ditumis Dan Infused Water

 

Jika itu adalah makanan kemasan, kita bisa baca label untuk mengetahui apa saja kandungan dalam keju yang akan dikonsumsi jadi tidak perlu lagi untuk menjauhi keju. Meski memiliki risiko menyebabkan kegemukan, namun jika tidak dikonsumsi secara berlebihan hal itu tidak akan menjadi masalah. Apalagi kalau mengimbanginya rutin dengan melakukan olahraga kecil atau aktvitas fisik lainnya hal itu akan membantu membakar kalori dan menghindari terjadinya penumpukan lemak.

Baca Berita Indonesia : 5 Macam Makanan Nusantara Ini Dan Sejarahnya

 

Sumber : HALODOC

Creat By : Babeindonesia

Leave a Comment