Baca Berita Indonesia : Teh Atau Kopi, Manakah Yang Lebih Sehat?

Baca Berita Indonesia : Teh Atau Kopi, Manakah Yang Lebih Sehat?

Ada yang bilang “jangan minum kopi atau teh terlalu banyak”. Katanya kedua minuman tersebut mengandung kafein yang kurang baik untuk kesehatan. Apakah benar dengan pernyataan diatas? Dimana sebuah studi justru menyebutkan bahwa konsumsi kafein dalam jumlah yang pas dapat menurunkan berat badan dan memperlambat proses penurunan fungsi otak akibat faktor usia.

Lantas lebih sehat teh atau kopi, biar lebih tahu mari kita simak beberapa penjelasannya di bawah ini.

Baca Berita Indonesia : 4 Fakta Tentang Program Diet Karbohidrat

 

1. Manfaat Teh Untuk Kesehatan

Kalau ingin tahu lebih sehat teh atau kopi, kita harus tahu dulu masing-masing manfaatnya. Teh merupakan salah satu minuman yang mengandung kafein, jika dikonsumsi dalam takaran yang pas teh akan memberikan manfaat untuk kesehatan seperti menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, dan diabetes.

Pernyataan ini didukung oleh sebuah studi yang menyebutkan bahwa peminum teh berisiko lebih rendah utuk terpapar gangguan jantung dan stroke. Studi lainnya yang dilakukan oleh Universitas Maryland juga menyebutkan bahwa konsumsi teh hijau dapat membantu tubuh mengendalikan glukosa dalam darah dan melindungi hati dari kerusakan.

2. Manfaat Kopi Untuk Kesehatan

Sama halnya dengan teh, konsumsi kopi akan memberikan manfaat jika dikonsumsi dalam takaran yang pas. Studi yang dilakukan oleh Universitas Harvard menemukan bahwa orang yang mengonsumsi kopi tiga sampai lima cangkir sehari akan mengurangi risiko kematian akibat penyakit tertentu seperti kardiovaskular, diabetes, dan parkinson. Kafein yang terkandung di dalam kopi juga telah diketahui dapat meningkatkan kewaspadaan, menangkal rasa kantuk, dan meningkatkan metabolisme tubuh sehingga bisa membantu membakar kalori.

Baca Berita Indonesia : Say Yes! Jangan Takut Gendut Karena Keju

 

3. Efek Samping Teh Bagi Tubuh

Jika dikonsumsi secara berlebih kandungan tannin dalam teh bisa mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh. Ini dibuktikan dalam sebuah studi yang menyebutkan bahwa konsumsi teh berlebihan dapat menurunkan penyerapan zat besi sebesar 62 persen. Teoflin senyawa yang terkandung dalam teh juga dapat membuat efek dehidrasi yang bisa menyebabkan konstipasi jika teh dikonsumsi berlebihan. Bahkan sebuah studi menyebutkan bahwa konsumsi teh berlebih dapat melipatgandakan risiko kanker prostat pada laki-laki.

4. Efek Samping Kopi Bagi Tubuh

Kandungan asam kopi cenderung lebih tinggi dibandingkan teh. Karena itu konsumsi kopi berlebih bisa memicu terjadinya peningkatan asam lambung dan masalah pencernaan. Konsumsi kopi lebih dari empat cangkir sehari dapat mengurangi kepadatan tulang sekitar 2-4 persen. Bahkan jika kita sensitif terhadap kafein, konsumsi kafein sedikit saja bisa membuat kamu gelisah dan cemas. Ini karena kopi memiliki kandungan kafein yang tinggi dan merupakan stimulan.

Baca Berita Indonesia : 5 Bahan Alami Untuk Meredakan Sakit Gigi Bungsu

 

Teh dan kopi adalah minuman yang mengandung kafein. Sehingga jika dikonsumsi secara berlebihan teh dan kopi akan menimbulkan efek samping bagi tubuh seperti sakit kepala, kurang tidur, detak jantung yang tidak teratur, asam lambung meningkat, osteoporosis, dan marah. Karena itu, konsumsi teh dan kopi dianjurkan untuk tidak melebihi anjuran yang telah di tetapkan.

Jadi kesimpulannya, lebih sehat teh atau kopi? Jawabannya tergantung pada kita. Karena selama kamu tidak sensitif terhadap kafein dan tidak menderita sakit maag, kamu bisa mengonsumsi kopi dan teh. Sebisa mungkin, hindari mencampurkan gula, susu, krim pada teh atau kopi yang kamu buat agar kedua minuman tersebut dapat menjadi sumber nutrisi dan antioksidan yang baik untuk pencegahan penyakit.

Baca Berita Indonesia : 5 Penyebab Ini Bikin Makan Salad Jadi Tidak Sehat

 

Sumber : HALODOC

Creat By : Babeindonesia

Leave a Comment