Caleg Gagal dari PAN Faldo Protes Survei SRMC

Caleg Gagal dari PAN Faldo Protes Survei SRMC

Baca Berita Indonesia – Caleg gagal dari PAN Faldo protes survei SRMC soal mayoritas percya pemilu jurdil. Lama tenggelam setelah kancah kampanye memanas jelang Pilpres 2019 ternyata Faldo Maldini tetap dongo. Sudah banting setir jadi youtuber gegara cita-citta jadi caleg gagal total alias kandas, Faldo nongolin lagi bibirnya dengan ujaran yang memperlihatkan kekonyolannya.

Lucunya video di chanelnya ternyata tak bermutu, persis bacotan dan cuitannya di media saat kampanye lalu. Bukan mencerdaskan dan menginspirasi tapi tak jelas, ngawur dan asal ngoceh, makanya di youtubube diam akin tenggelam.

Menyedihkan memang si caleg PAN yang dulu babak belur diskakmat sama Dini Purwono dan Irma Suryani Chaniago plus Budiman Sudjatmiko saat debat Pilpres berkali-kali. Tapi tetap saja nggak mau belajar dan improve.

Bahkan yang lebih memuakkan adal;ah ketika Faldo dengan arogannya meremehkan Pak Hamdan Zoelva mantan Hakim MK yang membantah dan mengoreksi konsep ‘people power’ yang diusung Faldo dan gerombolannya. Faldo malah ngeyel kayak emak-emak naik matic!

Baca Berita Indonesia – Jajanan Khas Bantul Yang Bernama Unik, Kontol Gejepit

Muda, cerdas tapi lama-lama korslet dan akalnya berkarat dini gegara salah gaul dan hanya modal suara cempreng dan nalar yang asal nyambung. Begitulah aktifis muda satu ini terus mempertontonkan ketololannya yang hakiki.

Tadinya sudah bagus habis Pemilu dia tiarap dan tak eksis, eh ini malah nongol dan langsung memamerkan ujaran yang tak bermutu dan membongkar sifat asli dari dirinya dan pendukung Prabowo.

Jadi Faldo dimintai pendapatnya oleh media Detikcom soal survei opini publik dari Saiful Mujani Research And Consulting (SMRC) yang hasilnya menyebutkan mayoritas publik mengatakan pemilu berlangsung jujur dan adil.

Tapi seperti biasa, Faldo dari BPN tak percaya dan menyinggung kalau survei tersebut sebagai permainan opini. Faldo mengatakan survei tersebut menggiring opini publik. Secara tidak langsung, menurut Faldo, SMRC menyebut hanya pendukung Prabowo-Sandi yang menilai pemilu tidak jujur dan adil.

Bandar Bola

Benar juga kesimpulannya Faldo yang menyimpulkan secara cerdas kelompoknya sendiri. Artinya yang di Indonesia itu masih banyak kok yang waras dan percaya proses Pemilu itu jurdil. Hanya gerombolan Faldo doang yang terus sinis dan tak legowo makanya Prabowo ngotot ke MK ya itu.

Meradang tinggi, Faldo mengungkapkan bahwa SRMC menyembunyikan kebenaran, permainan opini cukup kasar ibarat main bola yang asal main sikut. Bukankah itu cermin kubu oposisi?

Baca Berita Indonesia – Ini 7 Cara Ampuh Merangsang dan Membangkitkan Hasrat Seksual

“Kasihan sama lembaga sebesar SMRC harus menyembunyikan kebenaran. Ini permainan opini yang cukup kasar. Kalau main bola, ini udah main sikut,” kata juru bicara BPN Faldo Maldini kepada detikcom, Minggu (16/6/2019).

Sesuai namanya yang terinspirasi dari pemain bola yang elegan, Maldini, sayangnya Faldo tak mewarisi sikap fair play yang diusung Maldini. Bedanya Paolo Maldini nggak banyak bacot.

Sedangkan Faldo Maldini ini kebanyakan bacot, dikasih kesempatan ngomong ke media saja sudah nyerocos nggak karuan. Cermin mengedepankan bukan akal sehat dan hati nurani tapi bibir yang penuh dengan narasi fiksi dan kebohongan. Lebih cocok jadi komentator tarkamn sebenarnya.

Faldo terus protes dan mengatakan seharusnya SMRC memberi lebih banyak pilihan kepada publik dalam melakukan survei. Dia menyebut survei itu tidak mencerminkan fakta di lapangan.

Fakta lapangan menunjukkan dua sisi, satu mayoritas rakyat Inbdonesia percaya Pemilu jurdil dan kemenangan di pihak 01 itu bekankan cermin mayoritas itu tadi? Rakyat masih waras dan berhasil mengalahkan aksi semburan kebohongan dan narasi hoaks 02?

Syukurlah, hanya sebagian kecil yang protes Pemilu itu curang. Jadi narasi TMS itu hanyalah lagu lama dan basi.

“Menurut publik, secara umum pemilu berlangsung jujur dan adil, meski ada sebagian kecil yang menyatakan tidak jujur dan adil,” kata Direktur Program SMRC Sirojudin Abbas rilis survei nasional ‘Kondisi Demokrasi dan Ekonomi Politik Nasional Pasca Peristiwa 21-22 Mei: Sebuah Evaluasi Publik’ di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (16/6).

Jadi Faldo terus mengada-ada dan menyangkali kenyataan atau dilanda sindrom iluysi, delusi dan fantasi. Gabungan sindrom dan gangguan secara psikis ini sudah dimulai dari junjungannya Prabowo dan menular secara massif ke pendukungnya termasuk Faldo sendiri.

Faldo dan kubu 02 masih terus mabuk kemenangan dan euforia palsu padahal bukti-bukti kecurangan sudah dicukur habis oleh MK yang menilai gugatan kubu 02 tak membawa bukti yang valid. Mending jadi komentator Liga Tarkam deh Faldo daripada berkoar politik tak mutu kamu! …

Creat By : Babeindonesia
Sumber : Seword

Afliasi : KartuinfoNonton Bioskop Online GratisSyair Togel

Leave a Comment