Bursa Transfer: Kiper Persela Mario Londok Ikut-ikutan Pamitan, Menyusul Otavaio Dutra ke PSIS Semarang?

harianfajar
4 bulan lalu
Cover Berita

FAJAR, LAMONGAN – Spekulasi hengkangnya kiper utama Persela Lamongan, Mario Londok, akhirnya terjawab. Sang pemain ikut-ikutan berpamitan.

Hal ini memicu dugaan kuat bahwa ia akan menyusul jejak Otavio Dutra dkk menuju PSIS Semarang.

Sebelumnya PSIS Semarang mengamankan jasa Esteban Vizcarra, Alberto Goncalves, dan Otavio Dutra.

Kini, Laskar Mahesa Jenar kini dikabarkan tengah membidik nama-nama baru dari skuad Laskar Joko Tingkir.

Otavio Dutra mengungkapkan alasannya memilih pindah ke Semarang di tengah musim.

Bek veteran ini mengaku memiliki misi khusus untuk membantu PSIS bangkit dari papan bawah.

“Keinginan saya adalah membantu PSIS keluar dari zona degradasi dan perlahan merangkak naik ke posisi yang lebih baik di klasemen,” jelas Dutra.

Hingga saat ini, tercatat sudah ada lima pemain yang melakukan migrasi dari Lamongan ke Semarang.

Mereka adalah Otavio Dutra, Esteban Vizcarra, Ocvian Chaniago, Wawan Febriyanto, dan Alberto “Beto” Goncalves.

Mario Londok

Kini, perhatian tertuju pada Mario Londok.

Kiper berusia 28 tahun tersebut dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari skuad Persela.

Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Karteker Pelatih Persela, Ragil Sudirman.

“Mario Londok sudah pamitan dan surat keluarnya pun telah diterbitkan manajemen. Mengenai klub tujuannya, apakah ke PSIS atau tim lain, saya belum bisa memastikan,” ujar Ragil.

Menghadapi situasi ini, Ragil memilih untuk tetap fokus pada persiapan tim menjelang laga krusial melawan Persipura Jayapura pada 27 Desember mendatang.

Meskipun ingin mendatangkan amunisi baru, Persela harus bersabar karena bursa transfer belum dibuka secara resmi.

Ragil sebagai Manajer

Di tengah badai hengkangnya para pemain inti, manajemen Persela mengambil langkah strategis dengan menunjuk Ragil Sudirman sebagai manajer tim yang baru.

Dia merangkap jabatan sebagai pelatih sementara (karteker) sejak Rabu (17/12).

Tugas utama Ragil saat ini tergolong berat, yaitu menjaga keutuhan skuad dan menghentikan gelombang hengkangnya pemain lain.

Sebagai sosok yang dekat dengan pemain, ia diharapkan mampu memberikan stabilitas psikologis di ruang ganti.

Strategi Menahan Pemain

Kini yang bisa dilakukan adalah dengan menahan pemain agar tidak hengkang.

Ragil mengaku akan memanfaatkan kedekatan emosional sebagai sosok senior di tim.

Selain itu, harus memperhatikan kontrak. Ragil mengingatkan pemain akan profesionalisme dan komitmen kontrak yang sedang berjalan.

Di samping itu, Ragil akan membangun kesadaran kolektif agar pemain tidak membiarkan Persela terpuruk atau turun kasta ke divisi bawah.

“Saya tegaskan kepada para pemain bahwa mereka punya tanggung jawab besar terhadap Persela. Fokus utama saat ini adalah memberikan yang terbaik di lapangan dan menjaga martabat tim,” tutup pelatih kelahiran 1965 tersebut. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
121 Seniman di Jogja Pamer Karya di Kanvas Bulat 30 cm dalam Art Is All Around 3
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Pemerintah Fokuskan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di 88 Kabupaten-Kota
• 9 jam laludisway.id
thumb
Jadwal Super League pekan 33: Persib di Ujung Mimpi Back to Back, Borneo FC Siap Menyalip di Pekan Krusial Super League
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Tempat Nonton Live Streaming Timnas Indonesia U-17 Vs Jepang di Piala Asia U-17 2026
• 22 jam lalubola.com
thumb
RMKE Investasikan Rp45,5 Miliar untuk Armada EV dan AI Perkuat Infrastruktur Logistik
• 8 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.