Jakarta, tvOnenews.com - Sassuolo membuktikn status klub sebagai salah satu klub Italia paling cerdas dalam mengelola aset pemain. Media Italia Sassuolo News menyoroti bagaimana perekrutan pemain Timnas Indonesia Jay Idzes kini berubah menjadi investasi luar biasa, dengan lonjakan nilai yang membuat manajemen tersenyum lebar.
Bek tengah timnas Indonesia itu direkrut Sassuolo dari Venezia pada musim panas lalu dengan biaya sekitar 8 juta euro atau setara dengan Rp156,8 miliar, ditambah bonus yang membuat total investasi klub mendekati Rp196 miliar. Namun hanya dalam satu musim, nilai Jay Idzes melonjak drastis seiring performa konsistennya di lini belakang.
Saat ini, Idzes membentuk duet tangguh bersama Tarik Muharemovic di jantung pertahanan Sassuolo. Menurut Sassuolo News, duet tersebut sudah dihargai sekitar 40 juta euro atau setara dengan Rp784 miliar, menjadikan Idzes sebagai bagian dari aset dengan peningkatan nilai hingga 400 persen dibanding modal awal klub.
CEO Sassuolo, Giovanni Carnevali, secara terbuka menegaskan bahwa kebijakan klub memang berfokus pada pengembangan pemain muda dan peningkatan nilai jual mereka. Pernyataan itu disampaikan menyusul performa impresif Muharemovic, yang kembali mencetak gol penting lewat sundulan ke gawang Bologna di Stadion Dall’Ara.
“Dia menunjukkan hal-hal hebat dan memiliki potensi luar biasa. Tawaran pasti akan datang, dan itu adalah bagian dari kebijakan kami,” ujar Giovanni Carnevali, dikutip Kamis (1/1/2026).
Muharemovic sendiri kini memiliki nilai pasar sekitar Rp490 miliar dan terus meningkat. Bek tengah kelahiran 2003 itu bahkan sudah dipantau klub-klub besar Italia. Juventus, yang melepasnya dengan harga sekitar Rp58,8 miliar, masih memegang klausul 50 persen dari penjualan di masa depan—yang nilainya kini jauh lebih besar dari saat ia dijual.
Inter juga disebut sedang memantau situasi Muharemovic, meski banderolnya dinilai tinggi dan berpotensi terus naik jika performanya konsisten hingga akhir musim.
Di sisi lain, Jay Idzes tak kalah penting. Sejak resmi bergabung pada 9 Agustus, bek kelahiran 2000 itu hanya sekali memulai laga dari bangku cadangan. Setelah itu, ia tampil penuh 90 menit dalam 16 pertandingan beruntun, menjelma menjadi pilar utama pertahanan Sassuolo di bawah arahan Fabio Grosso.



