GenPI.co - Kepala BNPB Suharyanto meminta warga di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, tetap tenang, seiring bergejolaknya Gunung Bur Nio Telong.
Surharyanto mengatakan frekuensi gempa mulai menurun dan mereda sejak Rabu (31/1) pagi kemarin.
Dia menyampaikan Posko Pengungsian Unsyiah, Kampung Lampahan, Kabupaten Bener Meriah juga berada di zona aman.
Suharyanto menyatakan jika status Gunung Bur Nio Telong meningkat ke level IV atau Awas pun, tempat pengungsian itu tetap aman, karena di radius delapan kilometer.
“Warga tak perlu cemas atau berpindah tempat lagi,” katanya, di sela kunjungannya di Posko Pengungsian Unsyiah, Rabu (31/12).
Dia berharap kondisi alam segera membaik, supaya aktivitas warga Bener Meriah bisa kembali normal.
Suharyanto mengajak kepada warga supaya berdoa, agar status Gunung Bur Ni Telong bisa segera turun ke level II atau Waspada.
Berdasar pemantauan PVMBG, tercatat terjadi 16 kali gempa yang menggetarkan wilayah Bener Meriah sejak Selasa (30/12) malam sampai Rabu (31/12) pagi.
Dia mengingatkan seluruh pihak menjaga kondusivitas informasi, dan mengingatkan beban psikologis warga yang sebelumnya terdampak banjir dan longsor.
“Saya mohon informasi yang disampaikan itu akurat dan menyejukkan. Jangan memicu kepanikan,” ucapnya. (ant)
Video seru hari ini:





