JAKARTA, DISWAY.ID-- Universitas Indonesia (UI), Politeknik Negeri Padang (PNP), dan Universitas Diponegoro (Undip) disambut oleh Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansharullah pada Rabu, 31 Desember 2025.
Pertemuan ini dalam rangka melaporkan capaian implementasi Program Hibah Kemendikti Saintek Tanggap Darurat Bencana Sumatra 2025.
BACA JUGA:Happy New Year! 30 Link Twibbon Tahun Baru 2026 Gratis Lengkap Ucapan, Yuk Share ke Media Sosial
BACA JUGA:Sambut 5 Abad Jakarta: Pramono Anung Hadirkan Klub Eropa, Persija Siap Tumbangkan Hertha Berlin
Tiga kampus perguruan tinggi tersebut melaksanakan kolaborasi respon tanggap bencana di Sumatra Barat berdasarkan keilmuan masing-masing.
Universitas Indonesia bersama PNP berlokasi turun respon bencana di Nagari Padang Laweh Malalo, Nagari Guguak Malalo, dan Nagari Sumpur yang masuk wilayah Kecamatan Batipuh Selatan, Kab. Tanah Datar.
Adapun Undip di Kota Padang dan Kabupaten Agam.
Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansharullah menyambut hangat kehadiran rombongan dari tiga perguruan tinggi dan menerimanya di Istana Gubernur. Gubernur menyambut baik dan berterima kasih atas usaha dan kerelaan tim yang sudah banyak membantu.
Ucapan tersebut ditujukan juga kepada kementerian riset dan pendidikan tinggi, karena melalui program Hibah DIKTI Tanggap Respon bencana banyak perguruan tinggi yang turun ke lapangan untuk memberikan bantuan dalam bidangnya masing-masing.
BACA JUGA:SBY Gerah Dikait-kaitkan Dalang Isu Ijazah Jokowi, Demokrat Ambil Langkah Hukum
BACA JUGA:Kerja Cepat Pasukan Orange! Jakarta Sudah Bersih Sebelum Subuh Usai Malam Tahun Baru 2026
Perwakilan tiga perguruan tinggi negeri tersebut menyampaikan kepada gubernur capaian respon tanggap bencana yang dijalankan.
Seperti halnya Tim B UI yang diketuai Dr. Adonis Muzani melaporkan terkait peralatan penyaring air bersih, penyaring untuk air minum, fasilitas internet, dan solar panel.
Selain itu Tim B UI yang berkolaborasi dengan PNP memberikan referensi pertama yaitu data potensi bencana yang muncul yakni adanya retakan di bukit yang masuk daerah Nagari Guguak Malalo.
Dari retakan tersebut meluluhlantahkan tanah dan bebatuan di bukit lalu turun ke Muaro Ambius dan masuk ke Danau Singkarak.
- 1
- 2
- 3
- »




