?Jakarta: Awal tahun kerap menjadi momen tepat untuk memulai usaha baru. Perubahan pola konsumsi masyarakat membuka peluang untuk mengembangkan bisnis agar tetap diminati pasar. Dengan perencanaan dan strategi yang tepat, usaha yang dijalankan berpotensi menghasilkan pendapatan secara optimal.
Tingginya minat masyarakat terhadap produk praktis dan terjangkau membuka peluang bagi pelaku usaha kecil untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Pelaku usaha harus pintar dalam memahami kebutuhan konsumen serta memanfaatkan saluran penjualan yang tepat agar usahanya berkembang secara berkelanjutan.
Berikut merupakan ide usaha kecil yang laris di awal tahun, dilansir dari Bank Saqu dan CIMB Niaga:
Daftar usaha kecil laris di pasaran 1. Usaha makanan rumahanBisnis kuliner rumahan seperti lauk siap saji, camilan, atau makanan harian selalu memiliki pasar karena merupakan kebutuhan pokok. Untuk memulai bisnis ini juga dibutuhkan modal yang relatif kecil serta dapat dijalankan dari rumah.
2. Frozen food skala kecilProduk frozen food juga banyak diminati banyak orang karena praktis dan tahan lama. Usaha ini cocok untuk menyasar konsumen dengan aktivitas padat yang membutuhkan makanan siap masak.
3. Minuman kekinianKini banyak muncul minuman-minuman kekinian seperti kopi susu, teh, atau minuman literan yang digemari berbagai kalangan. Bahan yang dibutuhkan mudah didapat dan bisa dijual secara online atau dengan sistem pre-order.
4. ResellerUsaha ini memungkinkan pelaku usaha berjualan tanpa harus menyimpan stok barang, karena fokus utamanya adalah pemasaran digital. Usaha ini cocok untuk pemula dengan modal terbatas.
5. Bisnis thrift atau prelovedPakaian bekas layak pakai semakin diminati karena biasanya harga yang ditawarkan lebih terjangkau dibandingkan dengan barang barunya. Pemasarannya pun dapat dilakukan melalui media sosial atau marketplace.
Baca Juga :
5 Usaha yang Menjanjikan di 2026, Layak Dicoba!
(Ilustrasi. Foto: Freepik)
Laundry kiloan skala kecil atau rumahan juga akan tetap dibutuhkan, terutama di lingkungan kos atau perumahan padat. Usaha ini memiliki permintaan yang relatif stabil sepanjang tahun.
7. Jasa titip (jastip)Jastip merupakan usaha yang memudahkan konsumen mendapatkan barang tertentu tanpa harus belanja sendiri. Usaha ini mengandalkan kepercayaan dan keaktifan promosi di media sosial.
8. Usaha kue dan dessertKue rumahan atau dessert modern sering dicari untuk acara kecil maupun konsumsi pribadi. Bisnis ini cenderung fleksibel dan bisa dijalankan berbasis pesanan.
9. Jasa editing dan proofreadingJasa penyuntingan tulisan untuk artikel, tugas akademik, hingga konten profesional semakin dibutuhkan. Modal utama untuk melakukannya adalah kemampuan bahasa dan ketelitian. Selain itu, bisnis ini juga cocok dijalankan secara online sehingga lebih fleksibel.
10. Jasa pembuatan konten digitalJasa pembuatan konten untuk media sosial, seperti desain grafis, video pendek, atau copywriting juga memiliki peluang besar seiring dengan meningkatnya kebutuhan branding digital. Usaha ini dapat dimulai dengan peralatan sederhana serta kreativitas.
Tips memulai bisnis kecilUntuk memastikan bisnis yang Anda jalankan dapat berjalan lancar, berikut adalah tips-tips yang dapat diterapkan untuk memulainya dilansir dari Sahabat Pegadaian:
- Tentukan konsep bisnis yang jelas: Sebelum menjalani bisnis pastikan untuk menentukan ide usaha yang jelas dengan melihat kebutuhan pasar serta mencari gap atau perbedaan di pasaran. Konsep baru yang dihadirkan akan menjadi peluang cuan.
- Kenali target konsumen: Tentukan siapa saja yang akan membeli produk buatan Anda berdasarkan umur, kemampuan beli, preferensi, kebiasaan belanja, dan lain-lain. Dengan memahami karakteristik konsumen maka Anda akan lebih mudah menyusun strategi pemasarannya.
- Utamakan kepuasan pelanggan sejak awal: First Impression menjadi kunci keberhasilan bisnis yang Anda jalankan. Jadilah penjual yang ramah, memberi respon cepat, dan menghadirkan produk yang sesuai dengan ekspektasi agar pelanggan merasa dihargai dan bisa menjadi pelanggan tetap.
- Susun perencanaan keuangan yang matang: Rincikan biaya modal, operasional, hingga alur cash flow yang realistis. Rencana keuangan yang kuat akan membantu Anda mengontrol pengeluaran serta menjaga usaha tetap berjalan sehat.
- Bangun identitas brand yang kuat: Fokus pada keunikan yang membedakan produk/jasa Anda dari kompetitor, baik secara kualitas, harga, layanan, atau nilai tambah lainnya agar pelanggan tertarik untuk memilihnya.
Memulai bisnis kecil dari awal membutuhkan persiapan yang matang dan langkah yang terencana agar usaha yang dijalankan mampu bertahan dalam jangka panjang. Jadikan tahun baru 2026 sebagai momentum untuk mewujudkan bisnis yang berkelanjutan dan terus berkembang. (Alfiah Ziha Rahmatul Laili)?



