Jakarta: Perayaan Tahun Baru identik dengan pergantian angka di kalender, kembang api, hingga resolusi hidup yang baru.
Namun, di balik kemeriahannya, melansir laman start up imo, Kamis, 1 Januari 2026,Tahun Baru menyimpan banyak fakta menarik dan sejarah panjang yang tak selalu diketahui banyak orang.
Mulai dari tanggal yang tidak selalu jatuh pada 1 Januari hingga tradisi unik di berbagai negara, berikut sejumlah fakta menarik tentang Tahun Baru yang patut diketahui.
Meski kini identik dengan 1 Januari, faktanya Tahun Baru tidak selalu dirayakan pada tanggal tersebut. Pada masa Kalender Romawi kuno, awal tahun justru dimulai pada bulan Maret.
Tanggal 1 Januari baru secara resmi ditetapkan sebagai Hari Tahun Baru ketika Julius Caesar memperkenalkan Kalender Julian pada tahun 45 sebelum Masehi (SM). Sejak saat itu, 1 Januari perlahan diadopsi sebagai awal tahun di berbagai wilayah.
Saat ini, kalender Gregorian memang menjadi sistem kalender yang paling banyak digunakan di dunia. Namun, tidak semua budaya merayakan Tahun Baru berdasarkan kalender ini.
Sebagai contoh, Tahun Baru Imlek jatuh antara 21 Januari hingga 20 Februari, mengikuti kalender lunar. Sementara itu, Tahun Baru Islam bergeser lebih awal sekitar 10–12 hari setiap tahun dalam kalender Gregorian karena menggunakan sistem kalender Hijriah.
Di Skotlandia dan sebagian wilayah Inggris utara, terdapat tradisi unik Tahun Baru yang dikenal sebagai “first-footing”. Tradisi ini dipercaya membawa keberuntungan untuk satu tahun ke depan.
Orang pertama yang melewati ambang pintu rumah setelah tengah malam dianggap menentukan nasib penghuni rumah. Pria berambut gelap yang datang membawa hadiah seperti batu bara, roti, atau wiski dipercaya sebagai pembawa keberuntungan terbaik.
Tahun Baru ternyata tidak dirayakan secara serentak di seluruh dunia. Dari wilayah pertama yang menyambut Tahun Baru di Kiritimati (UTC+14) hingga wilayah terakhir di Samoa Amerika (UTC-11), terdapat rentang waktu 25 jam penuh.
Artinya, gelombang perayaan Tahun Baru secara global berlangsung lebih dari satu hari penuh, mengikuti perbedaan zona waktu di berbagai belahan dunia.
Membuat resolusi Tahun Baru bukanlah tradisi modern. Kebiasaan ini telah ada sejak lebih dari 4.000 tahun lalu, tepatnya pada masa Babilonia kuno.
Saat itu, masyarakat Babilonia membuat janji di awal tahun sebagai bentuk komitmen moral. Salah satu resolusi paling umum adalah mengembalikan peralatan pertanian yang dipinjam, sebagai simbol tanggung jawab dan harapan hidup yang lebih baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di



