Kunjungan wisata di Kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, tak berakhir di malam pergantian tahun. Di hari pertama tahun 2026, Malioboro masih dipadati wisatawan, Kamis (1/1).
Pantauan kumparan, meski cuaca terik dan gerah, wisatawan tampak ramai di sepanjang jalan yang merupakan bagian dari Sumbu Filosofi Yogyakarta -garis imajiner yang membentang dari Tugu Yogya, Malioboro, hingga Panggung Krapyak.
Mereka terpantau berbelanja, berfoto ria, atau sekadar duduk-duduk di sekitaran pedestarian Malioboro sembari bercengkrama.
Demikian pula, kendaraan terpantau padat di Jalan Malioboro. Meski, tak sampai menimbulkan kemacetan.
Salah seorang wisatawan Eko mengatakan datang pagi ke Malioboro sebelum kembali ke Semarang. Dia dari kemarin ke Yogyakarta bersama keluarga.
"Sekalian mampir ke keluarga di Purworejo," kata Eko.
Sementara Wicak, warga Temon, Kulon Progo mengaku tak ke mana-mana saat pergantian tahun.
"Tadi ke sini jalan-jalan. Saya kira sudah sepi ternyata masih ramai," kata Wicak.
Yogya Ramai Saat Pergantian TahunWali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan Yogyakarta jadi salah satu tujuan favorit wisatawan saat pergantian tahun.
"Saya lihat data yang ada pantauan dari Pak Kapolda yang masuk ke Jogja ini hampir 2 juta lebih kendaraan dari segala penjuru ya, utara, selatan, timur, barat," kata Hasto saat memantau sejumlah titik keramaian di Kota Yogyakarta, semalam.
Lantaran kondisi semalam yang padat, Hasto sampai menggunakan sepeda motor untuk memantau sejumlah titik.





