Manajemen Transjakarta memberikan penjelasan terkait video bus Transjakarta yang mengeluarkan kepulan asap di kawasan Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
Dalam video yang beredar hari ini, bus tersebut sedang melintas di jalur utama ketika bagian belakang mesinnya mengeluarkan asap pekat.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada rute 7C (Cibubur-Cawang Cililitan) pada Selasa (31/12), pukul 07.50 WIB.
Ayu menuturkan, saat kejadian, bus sedang dalam kondisi split, yakni pulang pelayanan sementara sebelum kembali beroperasi pada jadwal berikutnya.
“Betul, kejadiannya di rute 7C kemarin pagi, pukul 07.50 WIB saat bus sedang split,” ujar Ayu dalam keterangannya.
Bus dengan nomor operator MYS 18173 itu disebut mengalami kendala teknis berupa diesel runaway akibat kebocoran pada turbo. Ayu memastikan, pada saat kejadian tidak ada pelanggan di dalam bus.
Menurut Ayu, petugas langsung melakukan pengecekan awal terhadap armada di lokasi kejadian.
“Langsung dilakukan pengecekan pada bus di lokasi,” kata dia.
Namun, demi menjamin keselamatan, bus tetap dipulangkan ke pool untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“Untuk menjamin keselamatan pelanggan, armada tetap dipulangkan ke pool untuk pengecekan menyeluruh,” tegas Ayu.
Ayu menegaskan, Transjakarta terus mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan pelanggan dalam setiap operasional layanan. Atas peristiwa yang terjadi, ia menyampaikan permintaan maaf.
“Mohon maaf atas kendala yang terjadi,” ucapnya.





