Pencarian Korban KM Putri Sakinah Diperluas ke Selat Lintah dan Pulau-Pulau Sekitar Komodo

mediaindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita

OPERASI pencarian tiga warga negara asing (WNA) asal Spanyol korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di Perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, diperluas. Pencarian menjangkau hingga Selat Lintah dan sejumlah pulau di sekitar Pulau Padar. 

Perluasan area ini dilakukan pada hari ke-7 operasi SAR yang dipimpin langsung Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso, Kamis (1/1) pagi.

Sejak pukul 07.00 Wita, Tim SAR Gabungan menggelar briefing operasi. Dalam arahannya, Deputi Basarnas menekankan agar penyisiran difokuskan pada Perairan Pulau Padar hingga Selat Lintah di sisi selatan Pulau Padar, perairan sebelah timur Pulau Komodo, perairan utara Pulau Rinca, serta pulau-pulau di sekitar Pulau Padar, di antaranya Pulau Serai, Pulau Siaba Besar, dan Pulau Papagarang.

Selain penyisiran permukaan, operasi SAR hari ke-7 juga tetap mengoptimalkan upaya bawah air melalui kegiatan penyelaman serta penurunan kembali peralatan sonar milik Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTT.

“Pelaksanaan Operasi SAR hari ini merupakan hasil dari rencana operasi yang telah disusun secara matang oleh Basarnas bersama Tim SAR Gabungan di Posko KSOP Labuan Bajo. Seluruh perhitungan dilakukan secara detail dengan mengacu pada arah arus laut sejak hari pertama kejadian hingga saat ini,” ujar Edy Prakoso.

Ia menjelaskan, perluasan area pencarian turut mempertimbangkan sejumlah indikator penting, mulai dari lokasi penemuan barang-barang milik KM Putri Sakinah, serpihan kapal, titik ditemukannya korban pertama, hingga peta prediksi SAR yang dikeluarkan Basarnas pusat.

Deputi Basarnas juga mengajak seluruh unsur SAR untuk tetap menjaga semangat dan optimisme di tengah operasi yang telah memasuki hari ke-7. “Mari kita semua berdoa agar pada hari ini dapat ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” tambahnya.

Dalam operasi SAR hari ini, Tim SAR Gabungan mengerahkan 102 personel dari berbagai unsur. Selain itu, sejumlah alutsista laut dikerahkan untuk mendukung penyisiran, terdiri dari kapal SAR, kapal patroli, rigid inflatable boat (RIB), sea rider, serta kapal cepat milik Basarnas, TNI AL, Polairud, KSOP, dan unsur terkait lainnya. (PO/E-4)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Momen Formasi Drone Jakarta for Sumatra Hiasi Perayaan Tahun Baru 2026
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Wardatina Mawa Buka Lembaran Baru di Tahun 2026, Istri Insanul Fahmi Siap Tutup Album Lama dengan sang Suami
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Ada Tarif Khusus Rp1, Penumpang MRT Membludak saat Tahun Baru 2026
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Kemenkes Temukan Penyakit Kulit dan Gangguan Pencernaan Warga Baduy
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Deretan Orang Terkaya di Indonesia Versi Forbes
• 8 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.