Lombok Tengah: Wakil Bupati Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) HM Nursiah mengingatkan para pengunjung atau wisatawan untuk tetap menjaga kebersihan objek wisata. Ia juga menekankan agar pengelola wisata ikut memastikan area wisata tetap bersih dan nyaman.
"Saya telah menekankan kepada para pengelola untuk tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan pengunjung," katanya, dilansir dari Antara, Kamis, 1 Januari 2025.
Peringatan itu disampaikan HM Nursiah saat meninjau destinasi wisata liburan Tahun Baru 2026 di Lombok Tengah. Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain Destinasi Wisata Sade, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, serta sejumlah tempat keramaian lainnya selama liburan Tahun Baru.
"Pengunjung juga diharapkan tetap menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya," ujarnya.
Baca Juga :
Ia menyampaikan sejumlah tempat wisata di Lombok Tengah mulai ramai dikunjungi, misalnya di Destinasi Wisata Sade yang bisa mencapai 500 pengunjung per hari. Pantauan di kawasan wisata Mandalika, seperti Pantai Tanjung Aan dan Pantai Kuta, juga menunjukkan jumlah pengunjung yang ramai.
"Tempat wisata di Lombok Tengah mulai ramai dan kondisi ini bisa sampai hari Minggu," ucap HM Nursiah.
Terkait fasilitas di tempat wisata, pengelola telah menyiapkannya dengan baik, dan fasilitas yang rusak segera diperbaiki. "Fasilitas penunjang seperti kebersihan toilet dan fasilitas lainnya tetap diperhatikan," imbuhnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap anak-anak yang sedang bermain di pantai. Hal ini penting agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
"Aktivitas anak-anak harus tetap diperhatikan," tegasnya.
Wisata pantai di Lombok. Foto: Dok. Traveloka
Sebelumnya Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar kegiatan doa bersama lintas agama dalam rangka menyambut malam tahun baru 2026. Kegiatan ini merupakan simbol kuatnya toleransi, kebersamaan, dan persatuan di Kabupaten Lombok Tengah.
“Melalui doa bersama lintas agama ini, kami berharap seluruh rangkaian pengamanan malam pergantian tahun dapat berjalan aman dan kondusif," kata Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas. Doa bersama juga menjadi sarana refleksi bagi seluruh personel Polres Lombok Tengah untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta pelayanan kepada masyarakat di tahun yang akan datang.
“Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar Polres Lombok Tengah dapat terus memberikan pelayanan terbaik serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif,” tambah Eko.
Kegiatan doa bersama lintas agama ini berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Acara diakhiri dengan harapan agar Kabupaten Lombok Tengah senantiasa diberikan kedamaian dan keselamatan.
"Serta terhindar dari segala bentuk gangguan kamtibmas sepanjang tahun baru," pungkasnya.



