- Kecelakaan antara Honda Civic dan TransJakarta terjadi di Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Kamis pagi, 1 Januari 2026.
- Pengemudi Honda Civic, Refi Mariska (21), diketahui tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) saat kejadian.
- Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan pada kedua kendaraan; tidak ditemukan adanya korban jiwa dalam insiden tersebut.
Suara.com - Kecelakaan lalu lintas melibatkan sedan Honda Civic dan bus TransJakarta terjadi di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (1/1/2026) pagi. Polisi mengungkapkan pengemudi mobil sedan tersebut diketahui tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani menyampaikan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB di Jalan Jenderal Sudirman arah utara, tepatnya kawasan Bundaran HI.
Kendaraan yang terlibat yakni sedan Honda Civic bernomor polisi B-1043-PAK dan bus TransJakarta bernomor polisi B-7866-TGC.
Berdasarkan pemeriksaan awal, pengemudi Honda Civic atas nama Refi Mariska (21), seorang pelajar/mahasiswa, tidak memiliki SIM saat mengemudikan kendaraan.
Sementara pengemudi bus TransJakarta, Endra Bangun Wijaya, diketahui memiliki SIM B II Umum yang masih berlaku.
Menurut keterangan polisi, kecelakaan bermula saat Honda Civic melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan Jenderal Sudirman.
Setibanya di Bundaran HI, pengemudi mobil diduga kurang hati-hati dan kehilangan konsentrasi hingga menabrak separator busway.
Mobil kemudian terdorong ke depan dan bersamaan dengan itu datang bus Transjakarta dari arah yang sama, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
“Akibat kejadian tersebut tidak ada korban jiwa,” ujar Ojo kepada wartawan, Kamis (1/1/2026).
Baca Juga: Polisi Selidiki Teror ke DJ Donny, dari Kiriman Bangkai Ayam hingga Bom Molotov
Meski tidak menimbulkan korban, benturan menyebabkan kerusakan pada kedua kendaraan.
Honda Civic mengalami kerusakan cukup parah di bagian body depan kanan hingga ringsek. Sementara bus Transjakarta mengalami lecet dan penyok pada body bagian kiri.
Polisi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian dan memastikan kasus kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan untuk mengetahui penyebab pastinya.


