Tak Ada Ampun Bagi Enzo Maresca di Chelsea, Membaik di Januari atau Dipecat

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, LONDON—Tak ada ampun bagi Pelatih Chelsea, Enzo Maresca. Ia akan dipecat jika hasil tidak membaik di bulan Januari, menurut Sky Sports.

Pelatih asal Italia ini berada di bawah tekanan setelah mengawasi performa buruk yang membuat The Blues hanya memenangkan satu dari tujuh pertandingan Liga Premier terakhir mereka.

Kemenangan terakhir dicatatkan The Blues atas Everton di mana ia menggambarkan persiapan pertandingan sebagai 48 jam terburuknya di klub.

Dalam laporan baru dari Sky Sports, Chelsea diyakini sedang mempertimbangkan untuk memecat Maresca setelah bulan Desember yang buruk yang membuat klub tersebut keluar dari persaingan perebutan gelar dan turun ke posisi kelima di klasemen liga – 15 poin di belakang pemimpin klasemen Arsenal.

Tim asal London barat itu mengalami kekalahan melawan Leeds United dan Atalanta di liga dan Liga Champions pada awal bulan, dengan tim asuhan Maresca juga berada di peringkat ke-13 klasemen kompetisi klub utama Eropa.

Itu berarti mereka secara realistis perlu mengalahkan Pafos dan Napoli dalam dua pertandingan terakhir mereka untuk memiliki peluang lolos otomatis ke babak 16 besar.

Chelsea juga bermain imbang dua kali dengan Bournemouth dan sekali dengan Newcastle United pada bulan Desember. Sementara mereka dikalahkan 2-1 oleh Aston Villa Sabtu lalu – hasil yang berarti mereka telah kehilangan 13 poin dari posisi unggul di liga musim ini, enam di antaranya telah terjadi di Stamford Bridge.

Tim asuhan Maresca memang memastikan tempat mereka di semifinal Piala Carabao, di mana mereka akan menghadapi Arsenal dalam dua leg bulan depan, meskipun kemenangan 3-1 mereka di perempat final atas pemimpin klasemen League One, Cardiff City, sudah bisa diprediksi.

Dalam satu-satunya kemenangan Chelsea lainnya di bulan Desember, Maresca menuai kontroversi ketika mengatakan bahwa persiapan menuju kemenangan 2-0 timnya atas Everton asuhan David Moyes di liga adalah 48 jam terburuknya sejak pengangkatannya pada Juni 2024.

Ketika ditanya siapa yang ia maksud ketika menyebutkan kurangnya dukungan yang dirasakan, pria berusia 45 tahun itu bersikeras bahwa ia “mencintai” para penggemar Chelsea, yang membuat banyak orang bertanya-tanya apakah ia mengkritik pemilik bersama klub tersebut – investor Amerika Todd Boehly dan Clearlake Capital, yang dipimpin oleh Behdad Eghbali. (amr)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polda dan Pemprov Riau Tutup Tahun 2025 dengan Doa Lintas Agama
• 22 jam laludetik.com
thumb
Pesinetron Anrez Adelio Dipolisikan Terkait Kasus Dugaan Kekerasan Seksual
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Presiden Prabowo Setujui Usulan Normalisasi Sungai Skala Besar
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
Media Italia Klaim Federico Barba Punya Klausul Tinggalkan Persib dengan Gratis jika Dapat Tawaran dari Liga Italia, Didorong ke Palermo
• 3 jam lalubola.com
thumb
Seskab buka ratas bersama Presiden bahas 600 hunian sementara di Aceh
• 3 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.