Awal tahun sering datang bersama harapan baru. Kamu menulis resolusi dengan niat tulus, ingin lebih sehat, lebih tenang, lebih rapi mengatur hidup. Namun, beberapa minggu berlalu, dan resolusi itu perlahan hanya menjadi catatan di ponsel atau buku diary. Bukan karena kamu malas, tapi karena hidup kembali berjalan cepat tanpa jeda.
Sebenarnya, masalahnya bukan pada resolusimu, tapi pada cara kamu memperlakukannya. Resolusi sering terasa berat karena terlalu besar dan terlalu jauh dari keseharian. Supaya niat awal tahun tidak menguap, kamu perlu pendekatan yang lebih realistis. Berikut beberapa trik biar resolusi tahun baru nggak cuma jadi catatan, tapi benar-benar hidup dalam rutinitasmu.



