Palu: Satuan Tugas (Satgas) Operasi Madago Raya Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) mengamankan delapan pucuk senjata api rakitan dan 313 butir amunisi dari berbagai kaliber sepanjang tahun 2025. Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Endi Sutendi mengatakan temuan tersebut menjadi indikator masih adanya sisa-sisa ancaman terorisme yang perlu diantisipasi secara serius.
“Upaya ini tidak hanya berfokus pada pencegahan, tetapi juga pemeliharaan kamtibmas agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” kata Endi di Palu, Kamis, 1 Januari 2026, melansir Antara.
Satgas Operasi Madago Raya Polda Sulteng mengamankan delapan pucuk senjata api (senpi) rakitan dan 313 butir amunisi dari berbagai kaliber sepanjang tahun 2025, di Palu, Selasa (30/12/2025). ANTARA/HO-Humas Polda Sulteng
Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan Operasi Madago Raya, sejumlah barang bukti yang diamankan meliputi delapan pucuk senjata api rakitan, 313 butir amunisi berbagai kaliber, enam magazen, satu popor, dua laras senjata api rakitan, serta satu pucuk air soft gun. Temuan tersebut merupakan hasil pelaksanaan Operasi Madago Raya yang berlangsung mulai tahap I hingga tahap IV sepanjang 2025.
Baca Juga :
Kapolda Sulteng juga mengimbau seluruh elemen masyarakat serta pemerintah daerah untuk terus berperan aktif menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Sulawesi Tengah.
“Keamanan dan ketertiban tidak bisa dijaga oleh kepolisian semata. Kami membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat," ujarnya.



