VIVA – Seiring dengan gugatan cerai yang dilayangkan Atalia Praratya ke Pengadilan Agama Bandung, kehidupan pribadi anggota DPR itu kembali menjadi sorotan netizen. Salah satu yang menarik perhatian publik adalah caption dalam unggahannya pada 26 Oktober 2025. Dalam caption tersebut, Atalia seolah menggambarkan perjuangan seseorang untuk berdamai dengan luka yang dialaminya.
Unggahan itu pun terasa seperti curahan hati pribadi Atalia, terutama di tengah ramainya isu dugaan perselingkuhan yang menyeret nama suaminya saat itu. Lalu, seperti apa isi caption tersebut? Mari bahas di sini.
Dalam unggahan itu, Atalia awalnya menekankan pentingnya berdamai dengan luka. Menurutnya, berdamai bukan berarti menyerah, melainkan mencoba memaknainya dan menyerahkan semuanya kepada Sang Pencipta. Sebab Sang Pencipta adalah sebaik-baiknya penolong dan penyembuh luka batin manusia.
“Kita belajar bahwa memeluk luka bukanlah berarti menyerah. Tetapi mengakuinya, memaknainya, mencari pertolong, lalu.. menyerahkannya pada Yang Maha Menyembuhkan, sebab sesakit apapun beban yang kita bawa, hati akan selalu menemukan tenangnya, saat kembali pada-Nya” tulis Atalia di akun Instagramnya, dikutip Kamis 1 Januari 2026.
Atalia juga menyebut penting mencari dukungan dari orang terdekat ketika dihadapkan oleh masalah. Sebab dengan adanya dukungan, akan membantu kita bisa bangkit dari masalah yanng dihadapi.
“Saudariku, di saat terluka sedalam apapun, jangalah merasa sendirian karena sejatinya setiap insan pasti pernah terluka. Saling mendengar, memahami dan menopang akan membuat luka menjadi lebih ringan. Dalam setiap kebersamaan, kita bisa menemukan keberanian untuk bangkit. Dalam dukungan satu sama lain kita bisa menemukan Cahaya harapan yang tak pernah padam,” sambung unggahan tersebut.
Dia juga menyisipkan motivasi untuk tetap tegar, tangguh dan bersinar meski dalam keadaan yang tak baik-baik saja.
“Tetaplah tegar, tetaplah tangguh dan tetaplah bersinar…. dalam lindungan dan kasih sayang Illahi,” kata dia.
Unggahan Atalia itu ramai dikomentari pengguna media sosial. Tak sedikit dari mereka yang menilai bahwa caption tersebut menggambarkan isi hati yang telah lama dipendamnya.
“Sebenarnya ibu ini hancur, tapi pintar ngebawanya (dalam hati aku berfikir sekelas bu Cinta aja diuji),” komentar netizen.





