jpnn.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke kawasan Ibu Kota Negara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur, pada Rabu (31/12).
Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, Plt. Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar, serta Staf Khusus Wapres Achmad Adhitya.
BACA JUGA: Inilah 2 Lagu yang Dinyanyikan Prabowo Bersama Pengungsi di Malam Pergantian Tahun
Wapres meninjau secara langsung kondisi Pasar di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
Kunjungan ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan agar pembangunan IKN dapat memberikan dampak nyata dalam menggerakkan ekonomi rakyat.
BACA JUGA: Penganiayaan Prada Lucky, Lettu Inf Ahmad Faisal Divonis 8 Tahun Penjara dan Dipecat
Selain untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat sekitar, Pasar KIPP ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi aktivitas ekonomi lokal di sekitar kawasan pemerintahan.
Pasar tersebut ditargetkan dapat menyediakan ruang usaha yang layak bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
BACA JUGA: Kortastipidkor Polri Tetapkan 6 Tersangka Korupsi LPEI
Secara fisik, Pasar KIPP dibangun di atas lahan seluas 3.774 meter persegi dengan total luas bangunan mencapai 3.959 meter persegi yang terdiri dari tiga lantai.
Fasilitas di dalamnya cukup lengkap, mencakup 22 unit los basah, 33 unit los kering, 11 kios, serta 6 unit pujasera untuk kuliner.
Pasar ini juga dilengkapi dengan sarana pendukung operasional seperti ruang pengelola dan ruang pertemuan untuk memfasilitasi kebutuhan administrasi pasar.
Dari segi kapasitas, pasar ini dirancang untuk melayani sekitar 200 pengunjung per hari dengan pengaturan sirkulasi yang terencana.
Saat peninjauan, Wapres memberikan perhatian khusus pada penataan zona los basah yang dipisahkan secara fungsional antara area pembersihan dan area penjualan.
Arahan tersebut guna memastikan standar higienitas serta kenyamanan pedagang maupun pengunjung tetap terjaga sebagai pasar rakyat yang sehat. (mcr31/jpnn)
Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah



