Aprozi Alam Minta Usut Tuntas Kebakaran Panti Jompo di Manado, Soroti Regulasi dan Keselamatan Lansia

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Anggota Komisi VIII DPR RI, Aprozi Alam, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya 16 orang lanjut usia dalam insiden kebakaran panti jompo di Kota Manado, yang ia sebut sebagai tragedi kemanusiaan serius.

Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak boleh dibiarkan berlalu tanpa kejelasan dan pertanggungjawaban hukum.

Aprozi meminta aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh, profesional, dan transparan guna mengungkap penyebab kebakaran.

Penyelidikan itu harus memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian maupun pelanggaran terhadap standar keselamatan yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

"Penegakan hukum yang adil sangat penting, tidak hanya untuk memberikan keadilan bagi para korban dan keluarganya, tetapi juga sebagai pembelajaran agar tragedi serupa tidak kembali terulang," tegasnya.

DPR Minta Evaluasi Nasional terhadap Keamanan Panti Jompo

Selain aspek hukum, Aprozi juga mendorong Kementerian Sosial dan pemerintah daerah untuk segera mengevaluasi regulasi, perizinan, dan standar keamanan seluruh panti jompo di Indonesia.

Menurutnya, evaluasi tersebut harus mencakup aspek keselamatan jiwa lansia, sistem proteksi kebakaran, kesiapan sumber daya manusia, dan mekanisme evakuasi darurat.

Ia menegaskan bahwa tragedi di Manado menjadi peringatan serius bahwa niat baik dalam pelayanan sosial tidak cukup tanpa sistem pengamanan yang kuat dan standar yang ketat.

"Lansia merupakan kelompok rentan yang sangat bergantung pada negara dan pengelola panti untuk menjamin keselamatan hidup mereka," ujarnya.

Aprozi menambahkan bahwa negara tidak boleh bersikap reaktif hanya setelah korban berjatuhan.

"Negara tidak boleh bersikap reaktif setelah korban berjatuhan. Pencegahan harus menjadi prioritas utama, dan itu hanya bisa diwujudkan melalui regulasi yang jelas, pengawasan yang konsisten, serta penegakan hukum yang tegas," katanya.

Ia menegaskan bahwa kehilangan nyawa para lansia dalam tragedi ini adalah duka bersama dan peringatan keras bagi semua pihak.

Negara, lanjutnya, harus hadir secara nyata untuk memastikan seluruh panti jompo menjadi tempat yang aman dan layak bagi para lansia, bukan ruang yang membahayakan keselamatan mereka.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
2 Bang Jago BKT yang Palak dan Pukuli Pedagang hingga Viral Meringis Ditangkap Polisi
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Pasangan Suami Istri Gugat Sistem Hangus Kuota Internet ke Mahkamah Konstitusi, Dinilai Merugikan
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Dua Film Dokumenter Angkat Jejak Perjuangan Syekh Yusuf dan Daeng Mangalle
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Ramalan Keuangan Shio 2026: Ini Shio Paling Cuan di Tahun Kuda Api
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Lautan Manusia di Ancol, 81.400 Wisatawan Padati Pantai Jakarta
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.