Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan bahwa fase pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, kini memasuki tahap percepatan rekonstruksi.
AHY, di hadapan Presiden Prabowo Subianto saat rapat terbatas di Aceh Tamiang, Kamis, mengatakan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan menjadi prioritas utama agar aktivitas masyarakat segera pulih.
“Setelah tanggap darurat bencana, tentunya yang terdepan adalah urusan reskonstruksi. Artinya, infrastruktur akan sangat dominan,” ujarnya melalui YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta.
Ia menekankan pentingnya pengerahan alat berat lebih cepat ke titik paling prioritas untuk mempercepat pekerjaan konstruksi.
AHY juga memberikan apresiasi Danantara yang telah berkontribusi signifikan dalam penanganan perumahan dan penyediaan sumber daya air bagi warga.
Menurutnya, ketersediaan air bersih berpengaruh besar terhadap pencegahan penyakit pascabencana.
Ia mengatakan bahwa progres pemulihan telah terlihat, termasuk perbaikan kondisi wilayah terdampak yang dinilai jauh lebih baik dibanding sebelumnya.
“Kami berharap kerja sama lintas kementerian semakin baik dan ketat agar progresnya bisa terus terlihat,” ujarnya.
AHY, di hadapan Presiden Prabowo Subianto saat rapat terbatas di Aceh Tamiang, Kamis, mengatakan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan menjadi prioritas utama agar aktivitas masyarakat segera pulih.
“Setelah tanggap darurat bencana, tentunya yang terdepan adalah urusan reskonstruksi. Artinya, infrastruktur akan sangat dominan,” ujarnya melalui YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta.
Ia menekankan pentingnya pengerahan alat berat lebih cepat ke titik paling prioritas untuk mempercepat pekerjaan konstruksi.
AHY juga memberikan apresiasi Danantara yang telah berkontribusi signifikan dalam penanganan perumahan dan penyediaan sumber daya air bagi warga.
Menurutnya, ketersediaan air bersih berpengaruh besar terhadap pencegahan penyakit pascabencana.
Ia mengatakan bahwa progres pemulihan telah terlihat, termasuk perbaikan kondisi wilayah terdampak yang dinilai jauh lebih baik dibanding sebelumnya.
“Kami berharap kerja sama lintas kementerian semakin baik dan ketat agar progresnya bisa terus terlihat,” ujarnya.





