Jakarta: Manajemen Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, melakukan evaluasi pengaturan lalu lintas. Upaya ini dilakukan usai terjadinya lonjakan pengunjung pada hari pertama Tahun Baru, Kamis, 1 Januari 2026.
"Tentu kita akan evaluasi, terutama pengaturan distribusi lalu lintas yang mungkin akan kita pertimbangkan lagi," kata Staf Pelayanan Informasi dan Hubungan Masyarakat TMR, Wahyudi Bambang, kepada wartawan di Jakarta, dilansir Antara, Kamis, 1 Januari 2026.
Baca Juga :
Pengunjung Ragunan Tembus 113.398 Orang di Hari Pertama 2026Bambang menjelaskan kemacetan sempat terjadi di Pintu Utara lantaran belum adanya pendistribusian kendaraan ke Pintu Barat sebagai jalur masuk alternatif. Pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengurai konsentrasi kendaraan di satu titik.
"Itu mungkin akan dievaluasi oleh polisi untuk pembagian jalur masuknya supaya tidak hanya terfokus atau terkonsentrasi di utara saja," ucap Bambang.
Selama libur Tahun Baru 2026 ini, pengelola hanya membuka Pintu Utara dan Pintu Barat sebagai akses masuk. Sementara itu, Pintu Timur dan Pintu Selatan difungsikan khusus sebagai jalur keluar guna memastikan arus lalu lintas tetap searah dan mencegah penumpukan.
Staf Pelayanan Informasi dan Hubungan Masyarakat TMR, Wahyudi Bambang. Foto: Dok. Antara.
Data internal manajemen mencatat sebanyak 113.398 wisatawan memadati Ragunan pada hari pertama 2026 ini. Tingginya angka kunjungan tersebut terdiri dari 11.811 sepeda motor, 5.298 mobil, dan 67 bus yang memasuki area parkir.
Animo besar ini membuktikan Ragunan masih menjadi destinasi favorit masyarakat untuk mengisi libur pergantian tahun. Taman margasatwa seluas 147 hektare ini kini dihuni lebih dari 2.009 ekor satwa dan ditumbuhi lebih dari 20.000 pohon.
Saat ini, pengelola terus menata lahan dan fasilitas pendukung lainnya. Hal ini dilakukan guna mengembangkan Ragunan menuju kebun binatang modern yang menjadi identitas kebanggaan Kota Jakarta.




