GenPI.co - Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mendapat ancaman dari oknum yang mengaku simpatisan organisasi kemasyarakatan Madas.
Hal ini menyusul inspeksi mendadak yang dilakukan Armuji terkait kasus pengusiran paksa dan penganiayaan terhadap nenek Elina Widjajanti di Surabaya.
"Tolong bilang untuk anak buah sampeyan untuk stop demo. Kalau sampai Madas Nusantara atau Madas Serumpun yang kena imbasnya, kami tidak akan tinggal diam," ungkap akun @pasanggigi4 di TikTok, yang ditujukan untuk Armuji, dikutip Kamis (1/1).
Unggahan ini viral di media sosial dan mengundang berbagai komentar dari warganet.
Pembuat video ini mengaku tak terima dengan aksi Armuji terkait kasus nenek Elina yang viral dan memicu polemik di publik.
Armuji yang akrab disapa Cak Ji menegaskan kasus kekerasan terhadap nenek Elina ini sudah ditangani Polda Jawa Timur.
Hal ini ditegaskannya melalui unggahan di akun Instagram-nya @cakj1.
Cak Ji secara terang-terangan menyebut Samuel sebagai orang paling bertanggung jawab dalam kasus ini.
Samuel sebagai pemebeli lahan diduga terlibat dalam aksi pengusiran terhadap nenek Elina.
"Samuel sebenarnya kalian orang yang paling bertanggung jawab dalam hal ini," tegas Cak Ji.
Cak Ji sidak ke rumah tempat nenek Elina diusir pada Rabu (24/12) lalu.
Saat sidak, Cak Ji sempat terekam mengkritik sikap aparat yang membiarkan aksi pengusiran terhadap nenek Elina.
Selain itu, Cak Ji juga mempertanyakan mengapa warga setempat tidak mencegah saat rumah nenek Elina dibongkar ormas.
"Pak RT, Pak RW, Ibu ini kan usia 80 tahun, seorang perempuan, masak dianiaya seperti itu diam saja warga di sini," jelas Cak Ji.(*)
Video viral hari ini:




