FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Nama John Herdman mendadak jadi bahan obrolan di publik sepakbola Indonesia.
Hal ini menyusul nama John Herdman yang disebut jadi kandidat utama yang bakal mengisi posisi kuris kosong pelatih Timnas Indonesia.
Herdman disebut tinggal tanda tangan kontrak dan diperkenalkan ke publik.
Menurut kabar, pria asal Inggris itu akan datang ke Indonesia pada pekan pertama Januari 2026.
Hanya saja sebelum resmi diumumkan, John Herdman punya catatan yang kurang baik.
Media asal Kanada, CBC.ca mengungkap beberapa hal yang dinilai kurang baik dari sang pelatih.
Dari hal ini, PSSI tentu harus menyalakan alarm hati-hati jika memang ingin menjadikan pelatih asal Inggris ini pilihan.
Diantaranya ada taktik memata-matai lawan, yang baru terungkap justru ketika sang pelatih tak lagi menangani Timnas Putri Kanada.
Hal ini diketahui baru terungkap setelah Timnas Putri Kanada ketahuan mengintip sesi latihan lawan dengan menggunakan drone saat Olimpiade Paris 2024. Pelatih Bev Priestman lantas disanksi oleh FIFA.
Kemudian dari laporan media yang sama, investigasi internal Canada Soccer mengungkap, cara serupa sudah dilakukan sejak 2018
Karena alasan inilah yang disebut jadi alasan mundur dari jabatan pelatih Toronto FC karena mendapat tekanan dari publik.
“Saat skandal drone menghantam di Paris musim panas lalu, Herdman adalah sosok yang tepat untuk disebut sebagai yang bersalah,” tulis Theglobandmail.com, medio Desember 2024.
“Dia mendapatkan semua kredit (atas prestasi Kanada), kenapa sekarang tidak menanggung semua kesalahan? Tipe orang yang percaya untuk melatih otak, ternyata bisa membuat dirinya melakukan mata-mata drone terhadap latihan sepak pojok tim lawan?,” sambungnya.
“Dia sekarang dikucilkan, dia tidak akan melatih di negara ini lagi,” sebutnya.
Fakta lainnya adalah Herdman disebut pernah memaki dengan kata kasar jelang laga Timnas Kanada melawan Timnas Kroasia di Piala Dunia 2022. (Erfyansyah/fajar)


