Dari Persipura hingga Persib: Catatan Panjang Wakil Indonesia di Panggung Asia

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Perjalanan klub-klub Indonesia di kompetisi antarklub Asia masih menjadi bahan diskusi hingga saat ini. Berdasarkan data yang dirilis, wakil Indonesia belum pernah menembus partai final utama apalagi meraih gelar juara Asia sejak 2009 hingga musim 2024/2025.

Dalam kurun waktu tersebut, berbagai klub Tanah Air seperti PSMS Medan, Sriwijaya FC, Persija Jakarta, Persipura Jayapura, Arema FC, Semen Padang, PSM Makassar, Bali United, hingga Persib Bandung silih berganti tampil di ajang Liga Champions Asia, Piala AFC, hingga AFC Champions League Two (ACL Two).

Baca Juga :
Persib Tantang Ratchaburi FC di Babak 16 Besar ACL Two, Ini Jadwal Leg 1 dan Leg 2
Dua Permintaan Persija Jelang Lawan Persib di GBLA

Prestasi Tertinggi: Semifinal dan Perempat Final

Capaian terbaik wakil Indonesia tercatat pada:

  • Persipura Jayapura yang mencapai semifinal Piala AFC 2014
  • Persija Jakarta dan PSM Makassar yang menembus semifinal zona ASEAN Piala AFC
  • Semen Padang dan Persipura yang sempat melaju hingga perempat final Piala AFC

Namun, sebagian besar klub Indonesia harus terhenti di fase grup atau round of 16, menunjukkan masih lebarnya jarak kualitas dengan klub-klub elite Asia.

Sanksi FIFA dan Pandemi Jadi Penghambat

Perjalanan Indonesia di level Asia juga sempat terhenti akibat faktor non-teknis. Pada 2016–2017, Indonesia mendapat sanksi FIFA yang membuat klub tidak bisa tampil di kompetisi Asia. Sementara pada 2020, pandemi COVID-19 turut menghentikan partisipasi klub Indonesia.

Bahkan pada 2021, Indonesia tercatat batal ikut kompetisi Asia akibat situasi yang belum kondusif.

Era Baru dan Harapan di ACL 2

Memasuki musim 2024/2025, Indonesia kembali mengirim wakil ke level Asia, di antaranya Persib Bandung yang tampil di fase grup ACL 2, serta Madura United yang mencapai semifinal AFC Challenge League zona Timur. Capaian ini memberi secercah harapan baru di tengah dominasi klub-klub Asia Timur dan Timur Tengah.

Meski begitu, data ini menegaskan bahwa klaim Indonesia sebagai “raja Asia” masih jauh dari kenyataan. Konsistensi liga, profesionalisme klub, dan prestasi berkelanjutan masih menjadi pekerjaan rumah besar jika ingin bersaing di level tertinggi Asia.

Baca Juga :
Adu Nilai Pasar Persib vs Ratchaburi di 16 Besar ACL 2, Maung Bandung Unggul
Bojan Hodak Tegaskan Persib hanya Cari 1 Pemain Asing yang Siap Jadi Starter
Bojan Hodak Tegaskan Persib Tak Perlu Belanja Besar di Bursa Transfer Januari, Ini Alasannya

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ilmuwan Temukan Lokasi Pesawat MH370 yang Hilang Satu Dekade
• 20 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Pengacara Jawab Isu Ridwan Kamil-Aura Kasih: Saling Kenal, Pantun, Vespa Hingga Perselingkuhan
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Gunungan Sampah di Bantar Gebang Longsor, Tiga Truk Tertimbun
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Pengunjung Parkir Mobil di Bahu Jalan, Pengelola Monas: Lahan Parkir Terbatas
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Prabowo Subianto Habiskan Malam Tahun Baru 2026 di Tapanuli Selatan, sang Presiden Nobar Film Jumbo Bareng Para Pengungsi
• 10 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.