Niat Sholat Subuh Sendiri, Berjamaah & Qadha: Arab, Latin, dan Tata Caranya

mediaindonesia.com
18 jam lalu
Cover Berita

DARI lima waktu sholat fardu, Sholat Subuh sering kali menjadi ujian terberat bagi seorang Muslim. Dinginnya udara pagi dan nikmatnya selimut sering menjadi penghalang.

Namun, di balik beratnya tantangan tersebut, tersimpan pahala yang sangat besar. Rasulullah SAW bahkan menyebutkan bahwa dua rakaat sebelum subuh (sholat fajar) lebih baik daripada dunia dan seisinya.

Apakah Anda sedang mencari bacaan niat sholat subuh yang benar? Atau mungkin Anda bingung bagaimana hukum dan bacaan doa Qunut? Artikel ini hadir sebagai panduan komprehensif yang tidak hanya membahas lafaz niat, tetapi juga tata cara, hukum fikih ringkas, hingga solusi jika Anda tidak sengaja bangun kesiangan.

Mari luruskan niat dan perbaiki kualitas ibadah kita agar diterima oleh Allah SWT.

Keutamaan Sholat Subuh: Mengapa Sangat Penting?

Sebelum masuk ke teknis pelaksanaan, penting untuk memahami urgensi sholat ini agar kita semakin termotivasi. Sholat subuh bukan sekadar kewajiban, melainkan kunci pembuka hari.

  • Disaksikan Para Malaikat: Waktu subuh adalah momen pergantian shift antara malaikat malam dan malaikat siang. Keduanya berkumpul saat sholat subuh untuk menyaksikan hamba-Nya yang beribadah.
  • Penyebab Masuk Surga: Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang mengerjakan sholat bardain (yaitu sholat subuh dan ashar), maka dia akan masuk surga." (HR. Bukhari dan Muslim).
  • Berada dalam Jaminan Allah: Orang yang melaksanakan sholat subuh berada dalam dzimmah (jaminan/perlindungan) Allah seharian penuh.
Bacaan Niat Sholat Subuh (Lengkap)

Dalam Mazhab Syafi'i yang mayoritas dianut umat Islam di Indonesia, melafalkan niat (talaffudz) hukumnya sunnah untuk membantu hati agar lebih fokus (khusyuk). Niat yang wajib adalah yang terlintas di dalam hati berbarengan dengan Takbiratul Ihram. Berikut adalah panduan lafaznya sesuai kondisi Anda:

1. Niat Sholat Subuh Sendirian (Munfarid)

Lafaz ini dibaca ketika Anda sholat di rumah karena udzur syar'i atau kondisi yang tidak memungkinkan ke masjid.

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Ushallii fardhash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa.

Artinya: "Aku niat melakukan sholat fardu Subuh dua rakaat, menghadap kiblat, saat ini (tunai), karena Allah Ta'ala."

2. Niat Sholat Subuh Sebagai Makmum

Dibaca ketika Anda sholat berjamaah dan posisi Anda mengikuti imam. Menjadi makmum sholat subuh memiliki pahala 27 derajat lebih tinggi.

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لله تَعَالَى

Ushallii fardhash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an ma’muuman lillaahi ta’aalaa.

Artinya: "Aku niat melakukan sholat fardu Subuh dua rakaat, menghadap kiblat, sebagai makmum, karena Allah Ta'ala."

3. Niat Sholat Subuh Sebagai Imam

Khusus bagi Anda (laki-laki) yang memimpin sholat berjamaah.

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لله تَعَالَى

Ushallii fardhash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an imaaman lillaahi ta’aalaa.

Artinya: "Aku niat melakukan sholat fardu Subuh dua rakaat, menghadap kiblat, sebagai imam, karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Sholat Subuh dan Doa Qunut

Secara umum, gerakan sholat subuh sama dengan sholat fardu lainnya. Namun, ada beberapa karakteristik khusus:

  1. Suara Jahr: Pada sholat subuh, bacaan Al-Fatihah dan Surah dibaca dengan suara keras (jahr), baik saat berjamaah maupun sendirian.
  2. Surah Panjang: Disunnahkan membaca surah-surah yang agak panjang (Tiwaluf Mufashal) di waktu subuh agar durasi sholat lebih lama.
  3. Doa Qunut: Ini adalah ciri khas sholat subuh dalam Mazhab Syafi'i.
Hukum dan Bacaan Doa Qunut

Membaca doa Qunut dilakukan pada rakaat kedua, setelah bangun dari ruku' (I'tidal) dan sebelum turun sujud. Hukumnya adalah Sunnah Ab'ad, artinya jika ditinggalkan karena lupa, sholat tetap sah namun disunnahkan menggantinya dengan Sujud Sahwi sebelum salam.

Bacaan Doa Qunut Pendek (Minimal):
"Allahummah dinii fii man hadaits, wa 'aafiinii fii man 'aafaits, wa tawallanii fii man tawallaits, wa baarik lii fii maa a'thaits, wa qi nii syarra maa qadhaits..."

Bagaimana jika tidak hafal Qunut?
Jika Anda belum hafal, Anda boleh membaca doa apa saja yang berisi permohonan dan pujian, atau cukup membaca "Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina adzabannar".

Solusi Jika Bangun Kesiangan: Niat Sholat Qadha

Manusia tidak luput dari kesalahan. Terkadang, karena kelelahan luar biasa, kita terbangun saat matahari sudah terbit (misalnya pukul 06.30 WIB). Apakah masih boleh sholat subuh?

Jawabannya: WAJIB segera dilaksanakan saat bangun. Jangan menunda-nunda. Namun, niatnya berubah dari adaa'an (tunai) menjadi qadhaa'an (ganti).

Niat Qadha Sholat Subuh (Kesiangan)

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ قَضَاءً لله تَعَالَى

Ushallii fardhash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati qadhaa’an lillaahi ta’aalaa.

Artinya: "Aku niat melakukan sholat fardu Subuh dua rakaat, menghadap kiblat, sebagai ganti (qadha), karena Allah Ta'ala."

Perlu diingat, keringanan ini berlaku bagi yang tidak sengaja (ketiduran atau lupa). Jika disengaja meninggalkan sholat hingga keluar waktu, maka pelakunya berdosa besar meski tetap wajib mengqadha-nya.

Perbedaan Sholat Subuh dan Sholat Fajar

Banyak masyarakat yang masih bingung membedakan antara Sholat Subuh dan Sholat Fajar. Berikut penjelasannya agar tidak salah niat:

Aspek Sholat Fajar (Qobliyah Subuh) Sholat Subuh Hukum Sunnah Muakkad (Sangat dianjurkan) Wajib (Fardu 'Ain) Waktu Setelah adzan subuh, sebelum iqomah Setelah iqomah/selesai sholat sunnah Niat Ushalli sunnatal fajri... Ushalli fardhash shubhi... Pelaksanaan Ringan/cepat (baca surah pendek) Lebih panjang bacaannya Tips Agar Mudah Bangun Subuh

Untuk menjaga konsistensi sholat subuh, Anda bisa mencoba beberapa tips praktis berikut:

  1. Tidur Lebih Awal: Hindari begadang jika tidak ada keperluan mendesak. Rasulullah membenci obrolan (yang tidak bermanfaat) setelah Isya.
  2. Niat Sebelum Tidur: Berdoa dan pasang niat kuat dalam hati untuk bangun subuh.
  3. Wudhu Sebelum Tidur: Menjaga kesucian diri saat tidur dapat mengundang penjagaan malaikat.
  4. Jauhkan Alarm: Letakkan jam weker atau HP jauh dari jangkauan tangan agar Anda terpaksa bangun untuk mematikannya.

Demikianlah panduan lengkap mengenai niat sholat subuh beserta tata caranya. Semoga artikel ini membantu Anda dalam menyempurnakan ibadah harian. Jangan lupa bagikan artikel ini kepada keluarga dan kerabat agar menjadi amal jariyah. (Z-10)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Super Flu Mulai Terdeteksi di RI, Kemenkes Catat 62 Kasus di 8 Provinsi
• 31 menit lalufajar.co.id
thumb
Mengulik Jejak Kopi Era VOC di Banten yang Kini Gerakkan Ekonomi Petani Lokal
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Vila di Puncak Bogor Terbakar Akibat Korsleting Listrik
• 10 jam laludetik.com
thumb
Arti Khususon Ila Ruhi: Tulisan Arab dan Cara Penggunaannya
• 16 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pemain Persija Allano Lima Kena Tipu saat Belanja Online, Rugi Jutaan Rupiah
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.