Ramainya Wisatawan Saat Tahun Baru 2026: dari Ragunan hingga Pantai Sanur

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Momen Tahun Baru 2026 di sejumlah wilayah ditandai dengan padatnya aktivitas wisata di berbagai kota, terutama destinasi utama pariwisata seperti Yogyakarta dan Bali.

Namun, sejumlah tempat wisata di Jakarta juga tak kalah ramai. Kawasan-kawasan ikonik seperti Malioboro, Titik Nol Kilometer, Pantai Sanur hingga Taman Margasatwa Ragunan dipadati pengunjung.

Di sisi lain, persiapan antisipasi kesehatan dan cerita masyarakat lokal juga menjadi bagian menarik dari perayaan tahun baru yang lebih sederhana namun tetap penuh makna. Berikut rangkumannya.

Tugu-Titik Nol Yogya Dipadati Wisatawan, Sampah Tetap Terjaga Meski Ramai

Publik memadati kawasan Tugu Yogyakarta hingga Titik Nol Kilometer saat libur Tahun Baru, bahkan diperkirakan mencapai sekitar 500 ribu orang yang memenuhi area ini dan sepanjang Malioboro, kata Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Fitria Dyah Anggraeni.

Kerumunan tersebut tak lantas membuat tumpukan sampah tak terkendali. Anggraeni mengungkapkan bahwa jumlah sampah yang dihasilkan jauh tidak sampai 8 ton, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya.

Petugas kebersihan langsung bergerak setelah pergantian tahun, dengan truk pengangkut menyisir rute Tugu–Malioboro–Titik Nol sebanyak tiga kali.

“Volume sampahnya itu tidak sampai 8 ton, dia tidak sampai itu nggak,” kata Anggraeni.

Taman Margasatwa Ragunan Catat 113 Ribu Pengunjung

Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta Selatan mengalami lonjakan kunjungan saat hari pertama tahun 2026, dengan total pengunjung mencapai 113.000 orang — lebih tinggi dari prediksi pengelola yang memperkirakan antara 80.000 hingga 100.000 pengunjung.

Humas Ragunan, Wahyudi Bambang, mengatakan bahwa meski cuaca sempat hujan dan angin kencang, aktivitas wisata tetap aman dan berjalan tertib sepanjang hari.

Jumlah kendaraan yang masuk juga tinggi, dengan ribuan mobil dan sepeda motor yang memadati area parkir.

“Hari ini kita prediksikan tanggal 1 itu 80 sampai 100 ribu, tapi faktanya 113.000. Artinya lebih dari apa yang kita perkirakan,” ujar Bambang di lokasi.

Cerita dari Ragunan: Cara Sederhana Keluarga Menyambut Hari Pertama Tahun Baru

Di tengah kerumunan di Ragunan, suasana justru terasa hijau dan santai saat keluarga melepas keriaan liburan dengan cara sederhana.

Sejak pagi, pengunjung memadati jalur taman sambil berjalan kaki, bersepeda, atau sekadar duduk di bawah pohon.

Salah satu pengunjung, Kiki, menjelaskan bahwa ia membawa anaknya ke Ragunan untuk mengenalkan satwa secara langsung.

“Iya lihat-lihat binatang dia ini, memang sengaja ke sini buat anak. Buat ngenalin binatang ke dia,” ucap Kiki.

Alat Kejut Jantung Disiagakan di Malioboro Selama Libur Nataru

Pemerintah Kota Yogyakarta menyiagakan Automated External Defibrillator (AED) atau alat kejut jantung otomatis di sejumlah titik kawasan Malioboro selama masa libur Natal dan Tahun Baru sebagai antisipasi kondisi darurat kesehatan.

Alat ini dipasang di beberapa lokasi strategis seperti Teras Malioboro 1, Plaza Malioboro, dan dekat Titik Nol Kilometer.

Menurut seorang sekuriti setempat, hingga saat ini alat tersebut belum sempat digunakan karena belum ada kasus darurat yang memerlukan penggunaannya.

“Ini setiap hari di sini. Ini dari pemerintah,” kata Ima, salah satu sekuriti di Teras Malioboro 1.

Pantai Sanur, Bali Dipadati Wisatawan Nikmati Libur Awal Tahun

Pantai Sanur di Kota Denpasar, Bali, juga ramai dikunjungi oleh wisatawan yang datang untuk menikmati momen libur Tahun Baru 2026.

Para pengunjung tampak bermain pasir, ombak, serta menikmati santai sore bersama keluarga dan teman.

Seorang pengunjung asal Jember, Bunda Putri, mengatakan ia membawa kedua anaknya ke pantai karena ingin melihat mereka bermain ombak dan pasir.

“Kami ke sini karena anak-anak saja, minta main ke pantai,” kata dia kepada wartawan, menggambarkan alasan pilihannya berlibur di sana.

Kusir Andong di Malioboro Belum Kembali ke Level Sebelum Pandemi

Meski kawasan Malioboro ramai dikunjungi wisatawan saat libur Tahun Baru, para kusir andong mengatakan bahwa jumlah penumpang belum kembali sebanyak masa sebelum pandemi COVID-19.

Marsaya, kusir andong yang sudah berpengalaman sejak 1990, mengatakan bahwa pemasukan pada libur ini masih di bawah level masa lalu.

Menurutnya, dulu ia bisa mengantongi hingga sekitar Rp 500 ribu per hari tapi kini hanya sekitar Rp 300–400 ribu.

“Zaman dulu lebih lancar dulu (lebih banyak penumpangnya dulu),” ujar Marsaya sambil mengenang kondisi sebelum pandemi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Deretan Jenderal Baru Polri, Ini Nama-nama yang Naik Pangkat
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Kapuspenkum Kejagung: 3 Jaksa Kejari HSU yang Ditangkap KPK Sudah Dicopot dan Gajinya Dihentikan
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Mendiktisaintek Dorong Penguatan Ekosistem Riset Melalui Dialog Berkelanjutan
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
SPPG Salurkan Ratusan Porsi MBG untuk Pengungsi Bener Meriah
• 8 menit lalueranasional.com
thumb
Harga Emas Antam Terpantau Stabil di Pembukaan Tahun Baru 2026
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.