REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNGPINANG, – Pemkot Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menargetkan 100 ribu kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada 2026. Target ini diupayakan melalui strategi yang disiapkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat.
Kepala Disbudpar Tanjungpinang, Muhammad Nazri, menyatakan optimis bahwa target tersebut dapat dicapai dengan menggelar beberapa event pariwisata bertaraf internasional pada 2026. Beberapa event yang akan digelar antara lain Dragon Boat Race, Festival Sungai Carang, dan Kepri Art Culture.
Agenda wisata internasional ini dijadwalkan bertepatan dengan liburan di negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, yang merupakan penyumbang terbesar kunjungan wisman ke Tanjungpinang. Selain itu, pembukaan kembali jalur penerbangan internasional di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan. Jalur penerbangan ini akan menghubungkan Tanjungpinang dengan India, Korea, dan Malaysia.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Disbudpar juga akan meningkatkan promosi pariwisata ke negara jiran seperti Johor, Malaysia, melalui program Jiran Istimewa atau JIWA. Pariwisata budaya, religi, dan sejarah tetap menjadi primadona bagi turis asing dari Malaysia, Singapura, serta negara-negara Eropa seperti Italia.
Wisman yang berkunjung ke Tanjungpinang umumnya menginap selama dua hari. Untuk meningkatkan masa tinggal, Disbudpar berencana memperpanjang durasi event wisata hingga empat hari, yang diharapkan dapat memberikan efek ganda pada perekonomian daerah.
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}
Sampai Oktober 2025, jumlah kunjungan wisman mencapai 53 ribu orang, dengan target 63 ribu kunjungan pada akhir tahun. Namun, target 100 ribu kunjungan pada 2025 tidak tercapai karena minimnya agenda wisata internasional dan promosi yang kurang masif, ditambah kondisi perekonomian regional dan internasional.
Di sisi lain, kunjungan wisatawan nusantara hingga Oktober 2025 mencapai 630 ribu orang, menunjukkan capaian yang cukup tinggi.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5459973/original/019317500_1767184350-22009.jpg)


