KOMPAS.TV – Analis politik, Adi Prayitno, menilai pelaksanaan pemilihan kepala daerah dengan sistem e-voting dapat mewujudkan efisiensi karena lebih sederhana memudahkan.
Adi menyampaikan pendapat tersebut dalam dialog Kompas Petang, KompasTV, Kamis (1/1/2026), membahas pilkada melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Menurutnya, jika wacana pelaksanaan pilkada melaui DPRD karena alasan efisiensi, maka solusinya tidak sulit.
“Secara prinsip ya, kalau argumentasi pilkada oleh DPRD karena efisiensi atau politik uang, saya kira sangat gampang,” tuturnya.
Baca Juga: Waketum Golkar soal Pertemuan Bahlil dan Ketua Parpol: Bahas Kemungkinan Koalisi Permanen
“Misalnya efisiensi dari segi penyelenggaraan, misalnya dari rekayasa TPS itu ya ditambah jumlah pencoblosnya,” tambahnya.
Selain penambahan jumlah pemilih dalam satu tempat pemungutan suara (TPS), solusi lain adalah memperpanjang durasi atau waktu pelaksanaan pilkada hingga sore.
Saat ditanya apakah masih ada pilihan lain untuk melaukan efisiensi dalam pelaksanaan pilkada, Direktur Eksekutif Parameter Politik ini membenarkan.
Ia lalu menyinggung soal e-voting atau pemilihan secara elektronik. Menurutnya, dengan e-voting akan menjadi lebih sederhana.
“Agak mudah sebenarnya. Atau misalnya mulai digagas soal e-voting. Itu kan lebih sederhana dan memudahkan terkait dengan hal ihwal teknis dan administratif penyelenggaraan,” tegasnya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- adi prayitno
- e voting
- pilkada melalui dprd
- pilkada lewat dprd
- pilkada



