Penulis: Fityan
TVRINews – Jakarta
BMKG mencatat aktivitas seismik di Yogyakarta, Jawa Timur, dan Sumatra Utara dalam rentang waktu satu jam.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan serangkaian aktivitas seismik yang melanda tiga wilayah berbeda di Indonesia pada Jumat 2 Januari 2026 pagi.
Getaran terekam di Yogyakarta, Jawa Timur, dan Sumatra Utara hanya dalam kurun waktu kurang dari satu jam.
Rangkaian peristiwa alam ini dimulai pada pukul 05:01 WIB di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Berdasarkan data teknis, gempa berkekuatan magnitudo 2,3 terjadi di titik 53 kilometer arah Gunung Kidul.
Hanya berselang tujuh menit, tepatnya pukul 05:08 WIB, aktivitas tektonik kembali terdeteksi di Jawa Timur. Kali ini, gempa dengan kekuatan sedikit lebih besar, yakni magnitudo 3,0, mengguncang wilayah Tuban.
Gelombang seismik ketiga tercatat di bagian utara Pulau Sumatra pada pukul 05:34 WIB. Gempa bermagnitudo 2,1 tersebut berpusat di sekitar Padang Sidempuan.
Analisis Data Awal
Pihak otoritas menegaskan bahwa laporan ini merupakan informasi awal yang dirilis demi kepentingan publikasi cepat.
Dalam pernyataan resminya melalui platform media sosial, BMKG memberikan catatan mengenai sifat data tersebut.
"Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG melalui akun resmi X (dahulu Twitter) @infoBMKG.
Hingga laporan ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan infrastruktur maupun korban jiwa akibat rangkaian gempa bermagnitudo rendah tersebut.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap informasi resmi dari kanal-kanal pemerintah guna menghindari disinformasi.
Indonesia secara geografis terletak di jalur Ring of Fire (Cincin Api Pasifik), yang menyebabkan wilayah ini memiliki tingkat aktivitas seismik dan vulkanik yang tinggi di dunia.
Editor: Redaktur TVRINews





