Montana, VIVA – Sedikitnya 40 orang dilaporkan tewas dan 115 lainnya luka-luka setelah ledakan yang memicu kebakaran hebat melanda sebuah bar yang dipadati pengunjung saat pesta Malam Tahun Baru di resor ski Crans-Montana, Swiss.
Polisi Swiss mengonfirmasi bahwa puluhan pengunjung pesta meninggal dunia dalam insiden tersebut. Proses identifikasi korban belum dapat dilakukan secara cepat karena sebagian besar jenazah mengalami luka bakar parah.
Meski kebakaran hebat ini dipicu ledakan, namun pihak berwenang menyatakan insiden tersebut tidak dianggap sebagai aksi terorisme, dan hingga kini diduga kuat terjadi karena kecelakaan.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 waktu setempat di sebuah bar bernama Le Constellation, yang populer di kalangan wisatawan. Saat kejadian, lebih dari 100 orang berada di dalam gedung.
"Gedung itu penuh. Kami menemukan banyak korban luka dan banyak yang meninggal dunia," ujar seorang juru bicara kepolisian kanton Valais, Swiss barat daya dilansir The Guardian, Jumat, 2 Januari 2026.
Api Membesar dengan CepatRekaman video dari lokasi kejadian memperlihatkan kobaran api oranye membubung dari dalam bar dan lounge di lantai dasar. Teriakan panik bercampur musik keras terdengar jelas. Sejumlah orang terlihat pingsan di luar gedung yang berada di pusat resor wisata tersebut.
Dua saksi mata mengatakan kepada stasiun televisi Prancis BFMTV bahwa mereka berada di dalam bar saat melihat seorang bartender menggendong rekan perempuannya di pundak. Perempuan tersebut memegang lilin menyala di dalam botol sampanye, yang kemudian menyambar langit-langit kayu. Api dengan cepat menyebar dan menyebabkan langit-langit runtuh.
Sebuah foto yang beredar menunjukkan seorang perempuan mengenakan gaun hitam di ruang bawah tanah bar sambil memegang botol sampanye besar, dengan api putih besar keluar dari bagian atas botol tersebut.
Salah satu saksi menggambarkan kepanikan luar biasa saat pengunjung berdesakan mencoba keluar melalui tangga dan pintu yang sempit dari klub malam di ruang bawah tanah.
Saksi lain menyebut beberapa pengunjung memecahkan jendela untuk melarikan diri dari api. Sejumlah orang mengalami luka serius, sementara orang tua bergegas ke lokasi dengan mobil untuk memastikan anak-anak mereka tidak terjebak di dalam.



