Kualitas udara di Bandung, Jawa Barat menjadi yang terburuk di Indonesia pada Jumat (2/1) pagi. Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 08.40 WIB, Bandung memiliki indeks AQI poin sebesar 132 atau berada pada kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif.
Berikut ini lima kota dengan kualitas udara terburuk pagi ini:
1. Bandung, Jawa Barat dengan AQI poin 132 atau berada pada kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif
2. Tagerang Selatan, Banten dengan AQI poin 116 atau pada kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif
3. Serpong, Banten dengan AQI poin 102 atau kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif
4. Badung, Bali dengan AQI poin 96 masuk kategori sedang
5. Jakarta dengan AQI poin 82 masuk kategori sedang
Palangkaraya, Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan kualitas udara terbaik di Indonesia pada pagi ini dengan AQI poin sebesar 34 atau berada dalam kategori baik. Adapun kota dengan kualitas udara terbaik dunia pada pagi ini ditempati oleh Manila, Filipina dengan AQI poin 2 atau berada pada kategori baik.
Kota Kolkata di India menjadi kota dengan polusi udara terburuk di dunia pada pagi ini, dengan AQI poin mencapai 213. Ini berarti kualitas udara di Kolkata sangat tidak sehat. Masyarakat diimbau untuk menggunakan masker dan tidak beraktivitas di luar ruangan dalam kondisi udara tersebut.
Indeks AQI menunjukkan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Kategori baik memiliki rentang PM 2,5 sebesar 0-50. Kategori sedang dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang PM 2,5 101-150.
Berikutnya kategori tidak sehat dengan rentang PM 2,5 di angka 151-200, kategori sangat tidak sehat sebesar 200-299, dan kategori berbahaya dengan rentang PM 2,5 sebesar 300-500. Kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udara dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.
Kualitas udara masuk kategori berbahaya dengan rentang PM 2,5 sebesar 300-500. Secara umum, kualitas udara pada rentang tersebut dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.




