PLN Sambung Listrik Huntara Aceh Tamiang, Danantara Targetkan 15.000 Unit

katadata.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

PT PLN (Persero) menyiapkan infrastruktur kelistrikan untuk mendukung percepatan pembangunan rumah hunian sementara (Huntara) Danantara di Aceh Tamiang. Penyambungan jaringan listrik dilakukan pada seluruh unit hunian dan fasilitas umum yang telah terbangun sebagai bagian dari pemenuhan prasarana dasar bagi warga terdampak banjir bandang dan longsor.

Presiden Prabowo mengapresiasi progres pembangunan Huntara beserta infrastruktur pendukungnya. Menurut Presiden, sinergi lintas kementerian, Danantara Indonesia, BUMN, dan pemerintah daerah mampu mendorong percepatan pembangunan dalam waktu singkat. Sebanyak 600 unit Huntara dijadwalkan diserahkan kepada pemerintah daerah pada 8 Januari 2026 untuk selanjutnya ditempati warga terdampak bencana.

"Danantara Indonesia membuktikan bahwa kita bisa membangun 600 hunian, semua pihak telah bekerja dengan gemilang, dengan cepat,” ujar Presiden Prabowo.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyampaikan, pembangunan Huntara secara nasional ditargetkan mencapai 15.000 unit dalam tiga bulan ke depan. Huntara tersebut akan tersebar di tiga provinsi terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Target pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang ditetapkan secara jelas sejak awal, dan capaian hingga 1 Januari 2026 menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak untuk menepatinya. BUMN bergerak cepat, bekerja di lapangan dalam kondisi yang tidak mudah, untuk memastikan masyarakat segera mendapatkan hunian yang layak,” jelas Rosan.

Ia menegaskan, pembangunan Huntara tidak hanya bersifat sementara, tetapi menjadi bagian dari tahapan pemulihan yang lebih luas.

“Huntara ini menjadi jembatan penting menuju fase hunian permanen dan pemulihan ekonomi masyarakat. Karena itu, kualitas dan keberlanjutan tetap menjadi perhatian utama,” tambahnya.

Selain konstruksi bangunan, pemenuhan kebutuhan dasar seperti listrik menjadi prioritas dalam pembangunan Huntara. Pemerintah melalui Danantara Indonesia memastikan ketersediaan listrik, air bersih, sanitasi, serta dukungan layanan kesehatan di kawasan hunian sementara.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan kesiapan PLN dalam menyediakan listrik yang aman dan andal untuk seluruh unit Huntara.

"PLN siap melaksanakan arahan Pemerintah melalui Danantara Indonesia untuk memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan Huntara. Setiap unit hunian yang telah selesai dibangun, kami pastikan listriknya juga sudah tersedia dan dapat langsung menyala, sehingga masyarakat bisa segera menempati tempat tinggalnya dengan aman dan nyaman,” jelas Darmawan.

Saat ini, PLN telah membangun dan menyiapkan trafo, jaringan listrik, serta kWh meter untuk seluruh hunian yang telah berdiri di kawasan Huntara Aceh Tamiang. Jaringan kelistrikan tersebut juga dirancang untuk melayani kebutuhan hunian dan fasilitas umum.

Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria bersama Darmawan Prasodjo turun langsung meninjau progres pembangunan Huntara dan infrastruktur kelistrikannya. Darmawan menegaskan, listrik yang andal merupakan kebutuhan dasar untuk mendukung aktivitas masyarakat di hunian sementara. 

“Kami memahami bahwa saudara-saudara kita yang terdampak banjir bandang dan longsor telah kehilangan banyak hal, bukan hanya rumah, namun juga rasa aman dan kenyamanan. Karena itu, PLN berupaya menghadirkan listrik yang prima di kawasan Huntara. Sehingga, masyarakat dapat segera tinggal, anak-anak bisa kembali belajar dengan nyaman, dan keluarga dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih layak. Ini adalah komitmen kami untuk terus mendampingi masyarakat bangkit dari bencana,” pungkas Darmawan.

Informasi lebih lanjut mengenai PT PLN (Persero) yang berada di bawah Danantara Indonesia dapat diakses melalui laman resmi https://www.danantaraindonesia.co.id/ 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Buka Dokumen Rahasia, Isu Arka Anak Aura Kasih Akhirnya Dijawab Pengacara Ridwan Kamil
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Rupiah Melemah ke Rp16.725 per Dolar AS di Tengah Memanasnya Geopolitik dan Ketidakpastian Suku Bunga The Fed
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Orang Tak Dikenal Lempar Granat di Pesta Tahun Baru, 22 Jadi Korban
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tarif Tol Ruas Ngawi–Kertosono Naik 4 Persen, Berlaku Mulai 5 Januari 2026 
• 28 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Tarif Rp1 Transjakarta, Terminal Blok M Ramai Penumpang
• 16 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.