Secangkir teh di pagi atau sore hari bisa menjadi pilihan tepat untuk menenangkan pikiran. Rasa dan aroma khasnya mampu membangkitkan suasana hati sehingga kamu merasa lebih rileks. Namun, teh tidak hanya menawarkan kenikmatan rasa, kandungan antioksidannya juga menjadi nilai plus bagi kesehatan.
Dikutip dari Eatingwell, antioksidan adalah senyawa yang dapat meningkatkan kesehatan tubuh sekaligus menurunkan risiko berbagai penyakit. Namun, banyak orang yang beranggapan teh hijau menjadi salah satu jenis yang punya kadar antioksidan yang tinggi. Padahal ada banyak jenis lainnya yang juga punya kandungan serupa bahkan lebih baik.
Lalu, teh jenis apa saja yang memiliki kandungan antioksidan tinggi? Berikut rangkuman khusus dari kumparanWOMAN untuk kamu, Ladies.
4 rekomendasi teh yang memiliki kandungan antioksidan tinggiAda empat teh yang bisa kamu sediakan di rumah sebagai teman untuk menenangkan pikiran. Beberapa mungkin sudah familiar di telingamu, sementara yang lain bisa jadi baru pertama kali kamu dengar. Yuk, kenali satu per satu.
1. White teaUrutan pertama ada white tea atau teh putih. Jenis ini memiliki kadar antioksidan yang tinggi karena proses pembuatannya hanya dikeringkan tanpa dikukus atau dipanggang seperti teh hijau.
Menurut jurnal bertajuk “Tea's anti‐obesity properties, cardiometabolic health‐promoting potentials, bioactive compounds, and adverse effects: A review focusing on white and green teas” (2023), antioksidan yang terkandung di dalamnya bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Di antaranya mengelola lemak dalam darah dan menurunkan kadar kolesterol jahat.
2. Teh rosellaTeh yang terbuat dari bunga rosella ini memiliki ciri khas yang asam. Dikutip dari Verywell Health, teh ini memiliki manfaat dalam menurunkan tekanan darah. Selain itu, kandungan antioksidannya membantu mengurangi peradangan.
"Teh kembang sepatu kaya akan flavonoid, termasuk antosianin dan quercetin. Teh kembang sepatu tampaknya menurunkan kolesterol LDL dan trigliserida,” ujar Marie Spano, MS, RD, CSCS, CSSD,ahli gizi dan olahraga asal Amerika yang dikutip dari Eatingwell.
Manfaat lain juga tercantum dalam jurnal berjudul “Dietary Plants for the Prevention and Management of Kidney Stones: Preclinical and Clinical Evidence and Molecular Mechanisms” (2018). Dalam temuan tersebut, teh ini dapat mengobati batu ginjal.
3. Teh rooibosTeh ini memiliki rasa manis dengan sedikit aroma kacang. Dikutip dari Eatingwell, jenis teh ini tidak mengandung kafein, Ladies. Jadi, cocok bagi kamu yang sensitif terhadap kafein.
Rooibos memiliki kandungan antioksidan berupa aspalathin yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Sementara itu kandungan lainnya berupa quercetin membantu melawan peradangan, potensi kanker, dan gangguan metabolisme gula.
4. Teh oolongKamu mungkin sudah tidak asing lagi dengan namanya, Ladies. Teh oolong ini berasal dari Tiongkok dengan perpaduan antara teh hijau dan hitam. Teh ini dipercaya memiliki kadar antioksidan yang tinggi berkat proses fermentasi dari hasil pembuatannya.
"Antioksidan dalam teh oolong juga terbukti menjanjikan sebagai penunjang penurunan berat badan dan pengelolaan gula darah,” ungkap Barbara Ruhs, MS, RD, ahli diet asal Amerika Serikat. Selain itu teh ini juga memiliki kandungan asam amino yang dapat membantu tubuh lebih rileks.
Baca juga: Manfaat Teh Hijau untuk Wajah, Atasi Jerawat hingga Cegah Penuaan Dini





