Jakarta, tvOnenews.com - Perdagangan pasar saham Indonesia mengawali tahun 2026 dengan sentimen positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung bergerak di zona hijau pada pembukaan perdagangan Jumat (2/1/2026), menandai optimisme investor di awal tahun.
Berdasarkan data RTI, IHSG dibuka pada level 8.676 tepat pukul 09.00 WIB. Tak berselang lama, indeks utama Bursa Efek Indonesia tersebut kembali menguat ke posisi 8.684, atau naik 37 poin (0,43%) dibandingkan penutupan sebelumnya.Sepanjang sesi awal perdagangan, IHSG bergerak di rentang 8.676 sebagai level terendah dan 8.692 sebagai level tertinggi. Aktivitas transaksi terpantau cukup aktif dengan nilai transaksi mencapai Rp522,07 miliar. Sebanyak 875,61 juta lembar saham berpindah tangan melalui 94.540 kali transaksi.
Dari sisi pergerakan saham, mayoritas emiten mencatatkan penguatan. Tercatat 350 saham menguat, 131 saham melemah, sementara 204 saham stagnan.
Penguatan IHSG di awal 2026 juga memperpanjang tren positif dalam berbagai periode waktu. Secara mingguan, IHSG menguat 0,43%, sementara secara bulanan tercatat naik 1,57%. Kinerja indeks juga solid dalam jangka menengah, dengan kenaikan 7,04% secara tiga bulanan dan 27,27% secara enam bulanan.
Sementara itu, secara year to date (YtD), IHSG telah mencatatkan penguatan signifikan sebesar 20,84%, mencerminkan performa pasar saham Indonesia yang tetap atraktif di tengah dinamika ekonomi global.
Meski Presiden Prabowo Subianto batal membuka perdagangan saham perdana tahun 2026, hal tersebut tidak menghalangi laju positif IHSG. Pelaku pasar menilai penguatan di awal tahun ini menjadi sinyal optimisme terhadap prospek ekonomi dan kinerja emiten sepanjang 2026. (nsp)


