Pemkot Sebut Warga Serang Sudah Setuju soal Kiriman Sampah dari Tangsel

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Pemerintah Kota Serang sepakat bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) untuk mengirim sampah ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong, Kota Serang. Pemkot Serang menyebut warga sudah menyetujui terkait kiriman sampah dari Tangsel tersebut.

"Sudah (ada komunikasi). Justru karena ada kesepakatan dengan warga, maka kegiatan ini bisa berjalan. Bahkan dalam proses pengecekan pun kami melibatkan masyarakat. Ini bentuk kolaborasi," ujar Kepala Satgas Investasi Kota Serang Wahyu Nurjamil, Jumat (2/1/2026).

Baca juga: Kondisi Darurat, Sampah Numpuk di Tangsel Dikirim ke TPAS Cilowong Serang

Pengecekan yang dimaksud Wahyu adalah pengecekan 10 truk sampah pada Kamis (1/1) malam. Truk tersebut merupakan truk sampah dari Tangsel yang akan dikirim ke TPAS Cilowong.

Menurut Wahyu, masyarakat sekitar juga dilibatkan sebagai tenaga kerja pengangkut sampah dari Tangsel tersebut.

"Sopir truk pengangkut harus berasal dari masyarakat Kota Serang, khususnya warga kampung-kampung yang terdampak di wilayah Taktakan," katanya.

Selain itu, pemerintah menyebut warga sekitar akan mendapatkan kompensasi atas pengelolaan sampah di TPAS Cilowong. Pemkot Serang juga menerima bantuan keuangan dari Pemkot Tangsel.

"Ada kompensasi atas dampak negatif. Dari Tangsel ada dua bentuk, yaitu bantuan keuangan dan retribusi. Retribusinya dihitung sekitar Rp317 ribu per ton, sementara bantuan keuangan nilainya sekitar Rp65 miliar," katanya.

Menurut Wahyu, kebijakan ini merupakan bagian dari uji coba untuk menjadikan TPAS Cilowong sebagai lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Proyek pembangunan direncanakan dimulai pada Agustus.

"Ya, ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat. Ke depan, sekitar Agustus, Pemkot Serang juga mendapat kepercayaan dari Danantara untuk membangun TPSE, yakni fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik. Sampah akan diolah menjadi listrik," ujarnya.

Sebelumnya, Pemkot Serang memberikan beberapa persyaratan kepada Tangsel terkait truk pengangkut sampah. Salah satunya agar truk sampah tidak meneteskan air lindi.

"Pengiriman dilakukan dengan sejumlah syarat. Pertama, sampah yang diangkut bukan sampah timbunan lama, tetapi sampah timbulan atau sampah baru," kata Wahyu.

"Kedua, pengelolaan air lindi harus dipastikan tidak berceceran. Karena itu, Kota Tangsel memasang alat tambahan khusus untuk pengelolaan air lindinya," tambahnya.

Baca juga: Pemkot Serang Bakal Tambah Area TPAS Cilowong 5 Hektare Tahun Ini

Simak juga Video: Kekhawatiran Warga Tumpukan Sampah di Tangsel Ganggu Kesehatan




(aik/whn)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Avatar: Fire and Ash Susul Pendahulunya, Raih 5 Juta Penonton di Indonesia
• 6 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Setelah Singapura, Alpukat Yunnan Kini Tembus Pasar Malaysia dalam Lima Hari Pengiriman
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Terseok-seok di Awal MotoGP 2025, Pedro Acosta Ungkap Momen yang Menjadi Titik Baliknya di Musim Lalu
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Kabur Usai Tabrak Motor dan Pejalan Kaki, Mobil Ini Terserempet Kereta di Mangga Dua Jakarta
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Polda Metro Jaya Segera Periksa Saksi Kasus DJ Donny Diteror Molotov dan Bangkai Ayam
• 19 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.