105 Jalan Diaspal, 32 Drainase Dibangun di Makassar Sepanjang 2025

celebesmedia.id
6 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham (MULIA), arah pembangunan kota menunjukkan perubahan pendekatan yang lebih membumi. Infrastruktur tidak lagi dibangun sekadar untuk kepentingan simbolik, melainkan difokuskan pada pembenahan menyeluruh dari kebutuhan paling dasar warga.

Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kota Makassar mencatatkan berbagai capaian signifikan di sektor infrastruktur melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU). Di tengah kompleksitas persoalan perkotaan, mulai dari kondisi jalan lingkungan hingga persoalan banjir, program yang dijalankan diarahkan langsung menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

Salah satu capaian utama terlihat pada sektor jalan. Dinas PU Makassar berhasil menyelesaikan pengaspalan pada 105 ruas jalan melalui skema belanja modal. Ruas-ruas ini mencakup jalan lingkungan hingga jalur penghubung antarwilayah yang selama bertahun-tahun mengalami kerusakan dan menghambat mobilitas warga.

Selain itu, peningkatan kualitas jalan juga dilakukan melalui pemasangan paving block. Tercatat 135 ruas jalan direalisasikan melalui belanja modal, sementara 126 ruas lainnya ditangani melalui program pemeliharaan oleh satuan tugas (satgas). Upaya ini menyasar kawasan permukiman hingga akses strategis penunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Di sektor drainase, yang kerap menjadi sumber keluhan warga saat musim hujan, Pemkot Makassar juga mencatat kemajuan. Sepanjang 2025, dilakukan pembangunan drainase baru pada 32 ruas, serta rehabilitasi drainase di 84 ruas lainnya.

Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja terukur dan berkelanjutan yang dilaksanakan jajarannya di bawah arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar.

“Sepanjang tahun 2025, kami mencatat penyelesaian pekerjaan infrastruktur di ratusan ruas, baik melalui skema belanja modal maupun pemeliharaan oleh satuan tugas,” ujar Zuhaelsi, Jumat (2/1/2026).

Menurutnya, filosofi pembangunan yang diusung pada era kepemimpinan Appi–Aliyah adalah menyelesaikan persoalan secara bertahap namun konsisten, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Kinerja Dinas PU sepanjang 2025 kerap berjalan tanpa sorotan besar, namun hasilnya mulai dirasakan warga. Ratusan titik infrastruktur di berbagai kecamatan dibenahi, terutama di kawasan padat penduduk dan titik rawan banjir.

Sebagai leading sector, Dinas PU juga melakukan penanganan teknis melalui pembuatan tali-tali air, yakni saluran pembuang dari badan jalan menuju drainase utama. Meski kerap luput dari perhatian, langkah ini dinilai strategis untuk mencegah genangan air dan memperpanjang usia jalan.

Beberapa lokasi penanganan teknis tersebut antara lain Jalan Ahmad Yani di depan Kantor Wali Kota Makassar, Jalan Jenderal Sudirman (sekitar Bank BNI, Bank Indonesia, hingga Menara Bosowa), Jalan Metro Tanjung Bunga di kawasan Hotel The Rinra dan Anjungan Pantai Losari, Jalan Andi Djemma, Jalan Riburane (depan RRI), serta Jalan Monginsidi.

Selain pembangunan fisik, respons terhadap laporan masyarakat juga menjadi indikator penting kinerja Pemkot Makassar. Sepanjang 2025, Dinas PU menerima 408 laporan warga, dengan 292 laporan berhasil ditindaklanjuti.

“Laporan warga menjadi salah satu rujukan utama kami dalam menentukan skala prioritas penanganan, terutama untuk persoalan genangan dan kerusakan jalan lingkungan,” terang Zuhaelsi.

Dari laporan yang masuk, 137 laporan berkaitan dengan pengerukan drainase, sementara 155 laporan lainnya terkait perbaikan jalan aspal dan paving.

Capaian infrastruktur sepanjang 2025 menegaskan bahwa pembangunan di era kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham berjalan dengan pendekatan yang lebih substantif. Jalan lingkungan yang lebih layak, sistem drainase yang membaik, serta konektivitas wilayah yang semakin lancar menjadi fondasi penting bagi aktivitas ekonomi dan kualitas hidup warga.

Memasuki tahun 2026, Dinas PU Kota Makassar juga telah menyiapkan sejumlah program strategis lanjutan, di antaranya pembangunan Stadion Untia, Makassar Government Center (MGC) tahap II, Gedung Dinas Pendidikan Kota Makassar, Jalan Kampung Romang Tanggaya, serta pembangunan dan perbaikan akses menuju TPA Tamangapa.

“Dengan capaian dan rencana strategis tersebut, kami Pemerintah Kota Makassar optimistis pembenahan infrastruktur dapat terus berjalan konsisten, terukur, dan semakin dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat,” harapnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Palestina Tolak Keputusan Israel Cabut Izin 37 Organisasi Kemanusiaan Internasional
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Prabowo Minta Segera Fungsikan Sekolah, Puskesmas dan RS di Lokasi Bencana Sumatera
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Megawati Sebut Kelapa Sawit Tanaman Arogan , Ini Penjelasannya | ROSI
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Reaksi Presiden Prabowo Dengar Usul Menhan-Mendagri soal Kayu Gelondongan-Pendalaman Sungai Sumatera
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
KUHP dan KUHAP Baru Resmi Berlaku Mulai Hari Ini
• 10 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.