Gagal Bersinar di Italia, Permata Didikan Inter Milan Bakal Ditendang Kuda Hitam Serie A Musim Dingin Nanti

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Inter Milan dihadapkan pada dilema pengelolaan pemain muda ketika masa depan Valentin Carboni mulai dipertanyakan. Penyerang berusia 20 tahun itu berpotensi meninggalkan Serie A pada bursa transfer Januari setelah menjalani paruh musim yang jauh dari kata ideal.

Carboni sejatinya dipinjamkan ke Genoa pada awal musim dengan harapan mendapatkan jam terbang reguler. Inter menilai Stadio Luigi Ferraris sebagai tempat yang tepat bagi sang pemain untuk menempa kematangan di level tertinggi.

Namun, realitas di lapangan berbicara lain. Kesempatan bermain yang diharapkan tak kunjung datang, membuat perkembangan Carboni berjalan tersendat di tengah padatnya persaingan skuad Genoa.

Di bawah arahan Patrick Vieira hingga Daniele De Rossi, Carboni kesulitan menembus tim utama. Ia hanya dipercaya tampil sebagai starter sebanyak tiga kali di ajang Serie A sepanjang paruh pertama musim.

Minimnya menit bermain turut tercermin dari statistiknya. Total 354 menit tampil di liga tanpa satu pun kontribusi gol menjadi catatan yang cukup berat bagi pemain muda yang tengah mencari pijakan.

Situasi tersebut mendorong Genoa mempertimbangkan opsi mengakhiri masa peminjaman lebih cepat. Keputusan ini diambil demi memberi ruang bagi pemain lain sekaligus mencari solusi terbaik bagi perkembangan Carboni.

Bagi Inter Milan, kepulangan Carboni ke San Siro bukan serta-merta menyelesaikan masalah. Persaingan ketat di lini depan membuat klub belum mampu menjanjikan menit bermain reguler bagi sang pemain dalam waktu dekat.

Oleh karena itu, manajemen Nerazzurri mulai membuka opsi peminjaman baru. Cagliari disebut-sebut menjadi salah satu klub yang tertarik menampung Carboni untuk paruh kedua musim.

Meski peluang bertahan di Italia masih terbuka, arah pikiran Carboni tampaknya berbeda. Penyerang muda itu dikabarkan lebih condong untuk kembali ke Argentina demi mendapatkan lingkungan yang lebih mendukung.

Pulang ke tanah kelahiran bisa menjadi langkah strategis untuk memulihkan kepercayaan diri. Bermain di kompetisi yang lebih familiar dinilai mampu membantu Carboni menemukan kembali sentuhan terbaiknya.

Bagi Inter, keputusan ini juga mengandung dimensi jangka panjang. Klub harus menimbang antara menjaga aset masa depan dan memastikan sang pemain tidak stagnan di usia krusial perkembangannya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
• 18 jam lalumerahputih.com
thumb
Kemeriahan pesta kembang api sambut Tahun Baru 2026 di Sydney
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Satu Keluarga Tewas di Tanjung Priok dengan Kondisi Mulut Berbusa
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Harga Samsung Galaxy S26 Bocor, Segera Rilis Awal 2026
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pajak Jam-AI Diusulkan Jadi Solusi Produktivitas Baru, Indonesia Didorong Siapkan Kerangka Fiskal Digital
• 7 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.