FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Jelang dibukanya bursa transfer Paruh Musim 2025/2026, PSM Makassar tampaknya dibuat was-was.
Pasalnya, beberapa pemain khususnya pemain asing jadi incaran klub-klub di Super League.
Terbaru, ada nama Yuran Fernandes yang mulai memanaskan bursa transfer paruh musim ini.
Yuran dikabarkan bakal menjadi incaran tim Persebaya Surabaya untuk menambah solidnya lini belakang timnya.
Faktor hadirnya pelatih Bernardo Tavares di Persebaya juga disebut jadi alasan tim ini mengincar Yuran.
Kini yang jadi pertanyaan besar jika transfer ini jadi kenyataan, siapkah PSM kehilangan pemain bertahan tangguhnya itu.
Siapkah PSM?
Mengingat lagi berjuangnya PSM untuk menemukan performa terbaiknya di musim ini, kehilangan pemain di tengah perjalanan tentu bakal membuat lubang.
Apalagi, pemain yang pergi dari klub memegang peran vital atau merupakan pemain penting.
Contohnya adalah Yuran Fernandes yang merupakan tembok hidup PSM di lini belakang sekaligus kapten yang memberikan komando.
Jadi kehilangan pemain asal Cape Verde tidak hanya membuat lubang namun memberikan lubang yang begitu besar.
Tim berjuluk Juku Eja ini juga sangat kesulitan pengganti yang sepadan dengan Yuran di lini belakang.
Hanya ada nama Aloisio Neto yang disebut punya kemampuan yang hampir sama baiknya dengan Yuran.
Sulit Cari Pengganti karena Banned FIFA
Belum lagi, PSM kemungkinan bakal sulit untuk mendatangkan pemain di bursa transfer ini karena satu dan lain hal.
Sampai saat ini, PSM masih ada sanksi larangan atau banned dari FIFA yang masih menjerat PSM Makassar
Dilansir dari FIFA Registration Ban List di laman resmi FIFA.com atau bisa diakses lewat https://knowledge.fifa.com/registration-bans, tertulis jelas yang didapatkan tim berjuluk Juku Eja ini.
Sanksi yang dijatuhkan ke PSM terkait larangan bagi PSM Makassar untuk mendaftarkan pemain baru selama tiga periode transfer.
Dan untuk sanksi ini juga tertulis jelas di laman tersebut bahwa sudah berlaku sejak 10 Oktober 2025 lalu.
Situasi inilah yang kemungkinan membuat PSM harus menahan diri untuk belanja pemain di bursa transfer paruh musim.
Kontrak Yuran Bakal Habis, PSM Semakin Terpojok
Persebaya jadi tim yang diuntungkan dalam perburuan pemain berpostur jangkung itu.
Mengingat juga masa bakti Yuran Fernandes bersama PSM bakal segera berakhir.
Kontrak bek berusia 31 tahun itu akan berakhir pada 31 Mei 2026.
Artinya, masa baktinya tinggal kurang dari setengah musim lagi jika melihat dinamika kompetisi saat ini.
Persebaya Surabaya bisa saja mengambil opsi menebus sisa kontrak Yuran dengan nilai yang masih realistis.
Dari segi harga, market value Yuran Fernandes berada di angka Rp 6,95 miliar.
Angka tersebut terbilang sepadan dengan kontribusi, pengalaman, dan konsistensinya di Super League.
(Erfyansyah/fajar)


/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F09%2F17%2Fbfece4781e30fa79e240c552ad9252bb-20250917ron33.jpg)
