GenPI.co - Nama influencer Ramond Donny Adam atau yang dikenal DJ Donny menjadi sorotan publik setelah mendapat serangkaian ancaman teror.
Dia mendapatkan teror mulai dari paket berisi bangkai ayam hingga bom molotov yang dilempar di kediamannya,
Aksi teror yang diterimanya ini membuat DJ Donny melaporkannya ke Polda Metro Jaya pada Rabu (31/12).
Bangkai ayam yang dikirim ke rumah DJ Donny ini pun disertai dengan surat ancaman.
"Jagalah ucapan-mu apabila Anda ingin menjaga keluargamu, mulutmu harimau-mu," tulis peneror dalam surat ancamannya yang diunggah dalam Instagram @dj_donny.
DJ Donny sebenarnya lahir di Makassar pada 18 Mei 1984, tetapi menghabiskan masa tumbuh kembangnya di Aceh.
Sejak 2005 lalu dia merantau dan menetap demi mengembangkan kariernya di Jakarta.
Di dunia hiburan DJ Donny kerap tampil di sejumlah klub ternama.
Dia sempat tampil di Second Floor Bar & Lounge lalu melanjutkan kariernya di Tipsy Bar & Lounge, Nu’China Bar, Venue Bar & Lounge, hingga X2 Club Jakarta.
Tak hanya itu, nama DJ Donny semakin dikenal di industri musik elektronik.
Dia memegang beberapa label musik di Indonesia seperti Twelvetone Records, Jakarta Recordings, dan menjabat sebagai Executive Director PT Adam Mandiri.
Sebenarnya pada Pemiku 2019 dia sempat menjajal peruntungannya terjun di dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari PDI Perjuangan untuk daerah pemilihan Aceh I.
Sayang, perolehan suaranya belum cukup mengantarkannya melenggang ke Senayan.
Dalam beberapa tahun terakhir, DJ Donny kian aktif menyuarakan pandangannya terkait isu kebijakan publik melalui akun media sosialnya.
DJ Donny kerap mengkritik kinerja pemerintah dan BUMN, khususnya terkait utang dan tata kelola.
Dia juga vokal mengkritik pernyataan dan sikap sejumlah pejabat publik.
Belakangan kritiknya menyoroti penanganan bencana di Sumatra.
Dia menilai pemerintah abai terhadap keselamatan warga serta menyebabkan kerusakan ekosistem.(*)
Simak video berikut ini:




