JAKARTA, KOMPAS.TV – Harga sejumlah komoditas pangan strategis di tingkat nasional terpantau relatif stabil pada awal tahun 2026.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) yang dikelola Bank Indonesia, harga pangan rata-rata nasional di pasar tradisional pada Jumat (2/1/2026) menunjukkan pergerakan yang lebih terkendali setelah lonjakan konsumsi selama libur Natal dan Tahun Baru.
Kondisi ini mencerminkan mulai meredanya tekanan permintaan rumah tangga, meskipun sejumlah komoditas, terutama cabai, masih bertahan di level relatif tinggi.
Baca Juga: Harga Pangan 1 Januari 2026: Bawang Merah dan Cabai Rawit Merah Turun
Harga beras di awal 2026 terpantau stabil dengan kenaikan terbatas di beberapa segmen kualitas.
Beras kualitas bawah I tercatat di kisaran Rp14.400 per kilogram, sementara kualitas bawah II berada di level Rp14.350 per kilogram.
Untuk segmen menengah, harga beras kualitas medium I tercatat Rp15.950 per kilogram dan medium II Rp15.850 per kilogram.
Sementara itu, harga beras kualitas premium juga bergerak moderat. Beras super I berada di kisaran Rp17.100 per kilogram, sedangkan super II tercatat Rp16.600 per kilogram.
Harga cabai menunjukkan pergerakan yang beragam. Cabai merah besar dan cabai merah keriting terpantau menurun dan masing-masing berada di kisaran Rp47.400 dan Rp49.250 per kilogram.
Namun, harga cabai rawit masih bertahan tinggi. Cabai rawit hijau tercatat di kisaran Rp63.100 per kilogram, sementara cabai rawit merah berada di level Rp67.150 per kilogram.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- harga pangan 2 januari 2026
- harga cabai rawit hari ini
- harga beras nasional
- harga telur ayam ras
- harga minyak goreng terbaru
- PIHPS Bank Indonesia



