Prabowo Tegaskan Negara Mampu Atasi Bencana, tetapi Terbuka Terima Bantuan: Bodoh kalau Kita Tolak...

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto menekankan bahwa pemerintah sangat mampu dalam mengatasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Meski begitu, jika ada bantuan masuk, Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan menolaknya.

Hal tersebut Prabowo sampaikan dalam rapat bersama sejumlah menteri di Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1/2026).

"Ini kan masalah kemanusiaan. Kalau siapapun yang mau bantu, masa kita tolak? Bodoh sekali kalau kita tolak. Tapi kita... Masalahnya adalah sebagai pemerintah kita tidak mau mengatakan, 'kita tidak mampu'. Karena kita benar-benar mampu. Sekarang saya sudah tadinya diajukan Rp 51 triliun sekian, saya commit Rp 60 triliun," ujar Prabowo.

Baca juga: Prabowo Puji Kreativitas Bangun Rumah Korban Banjir: Tekstil Lapisi Seng

Prabowo mengatakan, pemerintah mengerahkan semua upaya untuk membantu pemulihan 3 provinsi tersebut.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=bantuan korban banjir, berita prabowo, bencana banjir bandang, prabowo hari ini, bantuan korban banjir Sumatera&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wMi8xOTI4NTM4MS9wcmFib3dvLXRlZ2Fza2FuLW5lZ2FyYS1tYW1wdS1hdGFzaS1iZW5jYW5hLXRldGFwaS10ZXJidWthLXRlcmltYS1iYW50dWFu&q=Prabowo Tegaskan Negara Mampu Atasi Bencana, tetapi Terbuka Terima Bantuan: Bodoh kalau Kita Tolak...§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Meski Prabowo tidak ingin menetapkan status darurat bencana nasional, namun dirinya memastikan negara tidak tanggung-tanggung dalam membantu.

"Pokoknya kita kerahkan semua upaya kita, ya. Jadi jangan salah. Kalau saya mengatakan kita belum mau nyatakan bencana nasional, tidak berarti kita akan tanggung dalam upaya-upaya kita. Kita tidak tanggung-tanggung. Dan juga tolong jangan diartikan kita sombong tidak mau menerima bantuan," jelasnya.

Baca juga: Big Engineering Operation Prabowo di Aceh: Sungai Dikeruk, Lumpur Dijual

Lebih jauh, Prabowo menyebut Indonesia tidak pernah memberi isyarat bahwa mereka tidak mampu mengatasi bencana.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Hanya saja, pemerintah juga diisi manusia, sehingga segala bantuan akan diterima dengan baik.

"Saya kira kemarin tuh Mendagri juga berinisiatif ya, ada dua perusahaan yang mau nyumbang pakaian. Ratusan ribu. 200.000 pieces. Ya kita terima kasih. Langsung disalurkan, kan begitu kan," imbuhnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Anak Ditinggal Ayah di Pasar Kebayoran Lama, Dinsos Jaksel Serahkan ke Panti Sosial untuk Penanganan Lanjutan
• 3 jam lalupantau.com
thumb
17 Korban Masih Hilang, Pemprov Papua Alokasikan Rp500 Juta untuk Pencarian Korban Kecelakaan Laut Yapen
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Resmi! BTS Akhiri Hiatus Panjang, Comeback dengan Album Baru Maret 2026
• 14 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Ramai Istilah Superflu, Menkes: Influenza A (H3N2) Flu Biasa, Sudah Ada Sejak Dulu
• 21 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Daftar Coach of The Week BRI Super League 2025/2026 Hingga Pekan ke-15: Fabio Lefundes Dominan
• 6 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.