BEKASI, KOMPAS.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menyebut zona 4 TPST Bantargebang, Kota Bekasi, yang longsor pada Rabu (31/12/2025), sebenarnya rutin dirapikan.
Hal ini untuk menjaga keamanan landfill.
“UPST DLH DKI Jakarta setiap hari merapikan zona untuk menjaga kemiringan dan keamanan landfill,” ujar Humas DLH DKI Jakarta Yogi Ikhwan saat dikonfirmasi, Jumat (2/1/2026).
Baca juga: DLH Jakarta Ungkap Penyebab Gunungan Sampah di TPST Bantargebang Longsor
Namun, Yogi menyebut kondisi cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan gunungan sampah tidak stabil dan gampang longsor.
“Dalam dua bulan terakhir, wilayah TPST Bantargebang mengalami cuaca ekstrem dengan intensitas hujan sangat tinggi, sehingga memengaruhi stabilitas timbunan sampah,” kata Yogi.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=TPST Bantargebang, bantargebang longsor, tpst bantargebang longsor&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wMi8xOTMxMjY0MS9kbGgtamFrYXJ0YS1rbGFpbS16b25hLXNhbXBhaC15YW5nLWxvbmdzb3ItZGktYmFudGFyZ2ViYW5nLXJ1dGlu&q=DLH Jakarta Klaim Zona Sampah yang Longsor di Bantargebang Rutin Dirapikan§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Usai longsor, DLH DKI Jakarta menyiapkan sejumlah langkah pencegahan agar peristiwa serupa tidak terulang.
Salah satunya dengan melakukan perapihan lereng untuk mengurangi tingkat keterjalan timbunan sampah agar tidak terlalu curam.
“Kami akan melakukan pemadatan timbunan menggunakan tanah dan geomembran, serta rehabilitasi IPAS 2 dan IPAS 3 untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan air lindi,” ujar Yogi.
Selain itu, DLH DKI Jakarta juga akan membangun saluran air pengumpul lindi, memperkuat struktur bawah melalui pembangunan dinding penahan zona, serta mengelola gas metana dengan pemasangan pipa ventilasi guna mengurangi tekanan gas dalam timbunan.
“Pengurangan volume sampah melalui penguatan program daur ulang dan pengolahan sampah di sumber juga menjadi solusi,” kata dia.
Baca juga: Evakuasi 3 Truk Sampah di Bantargebang Sempat Terkendala Tali Baja Putus
UPST DLH DKI Jakarta akan meningkatkan pengawasan, pengamanan, dan penanganan di TPST Bantargebang, terutama pada musim hujan dan kondisi cuaca ekstrem.
“Keselamatan petugas dan kelancaran operasional menjadi prioritas utama,” ujar Yogi.
Sebagai informasi, longsor di TPST Bantargebang menyebabkan tiga unit armada terdorong ke saluran Kali Ciketing, terdiri dari satu unit truk tipe besar dan dua unit truk compactor besar.
DLH DKI Jakarta memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka berat dalam peristiwa tersebut.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang




