LPSK Catat Nilai Restitusi Naik Jadi Rp585 Miliar pada 2025, Paling Banyak Kasus Pencucian Uang

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Terjadi peningkatan nilai restitusi yang dikeluarkan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) pada 2025.

Komisioner LPSK Mahyudin mengatakan, ganti kerugian atau restitusi pada 2024 sebesar Rp473,80 miliar untuk 2.143 korban.

"Menjadi Rp585,04 miliar untuk 4.185 korban pada 2025," kata Mahyudin dalam konferensi pers di Kantor LPSK, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (2/1/2026).

Restitusi adalah penggantian kerugian untuk korban atau keluarga oleh pelaku tindak pidana atau pihak ketiga.

Dia menjelaskan, kenaikan nilai restitusi yang dikeluarkan LPSK terlihat pada kasus yang paling besar nilai restitusinya pada tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Baca juga: LPSK Sebut Jakarta Jadi Wilayah dengan Pemohon Perlindungan Terbanyak 2025

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=LPSK, restitusi, TPPU, korban&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wMi8xOTQ0NDMwMS9scHNrLWNhdGF0LW5pbGFpLXJlc3RpdHVzaS1uYWlrLWphZGktcnA1ODUtbWlsaWFyLXBhZGEtMjAyNS1wYWxpbmctYmFueWFr&q=LPSK Catat Nilai Restitusi Naik Jadi Rp585 Miliar pada 2025, Paling Banyak Kasus Pencucian Uang§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Nilai restitusi TPPU naik dari Rp427,33 miliar dengan 1.356 korban, menjadi Rp537,84 miliar dengan 3.093 korban.

Lonjakan juga terlihat dari pidana kekerasan seksual terhadap anak, yakni dari Rp14,07 miliar menjadi Rp25,64 miliar.

Peningkatan ini juga selaras dengan jumlah korban yang tahun 2024 di angka 352 melonjak pada tahun berikutnya menjadi 605 korban.

Walakin, Mahyudin menyebut realisasi pembayaran pelaku atas restitusi masih terbatas.

Baca juga: LPSK: Sepanjang 2025, Pemohon Perlindungan Didominasi Korban Kejahatan

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Restitusi yang dibayarkan pelaku meningkat dari Rp1,03 miliar pada 2024 menjadi Rp3,31 miliar pada 2025.

"Kesenjangan ini dipengaruhi keterbatasan kemampuan ekonomi pelaku, kendala eksekusi, serta kompleksitas kebutuhan pemulihan dalam penilaian kerugian korban," ucapnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo Tinjau Kesiapan Huntara Aceh Tamiang
• 20 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Resmi Duda, Na Daehoon Tanggapi Kabar Kedekatan dengan Diva Azzura
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Kapoksi Gerindra Komisi V DPR Dukung Kayu Terbawa Banjir Sumatera Dimanfaatkan
• 3 jam laludetik.com
thumb
Somaliland Bantah Akan Tampung Warga Palestina Usai Diakui Israel
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Tekanan Global Berlanjut, Rupiah Melemah ke Level Rp16.725/USD
• 5 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.