Gus Yahya Bantah Tunjuk Kembali Gus Ipul sebagai Sekjen PBNU

suara.com
6 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Gus Yahya bantah Gus Ipul kembali menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PBNU.
  • Kabar tersebut merupakan hasil salah tafsir media atas pernyataan umumnya.
  • Hasil Rapat Lirboyo tidak membahas dan tidak memutuskan posisi Sekjen PBNU.

Suara.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, meluruskan kabar yang menyebut Saifullah Yusuf alias Gus Ipul kembali menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PBNU. Menurutnya, informasi tersebut adalah penafsiran keliru dari awak media atas pernyataannya saat momen islah di kediaman Rais Aam pada Minggu (28/12/2025) lalu.

Gus Yahya menjelaskan, saat itu ia merespons pertanyaan media mengenai kemungkinan Gus Ipul kembali ke posisi Sekjen. Ia memberikan jawaban yang bersifat umum bahwa mereka akan "bersama-sama lagi," tanpa menyebutkan jabatan spesifik.

"Pernyataan itu terbuka untuk berbagai tafsir dan tidak dapat dimaknai sebagai keputusan organisatoris yang definitif,” kata Gus Yahya di Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Ia menilai, jawaban yang bersifat umum itu kemudian ditafsirkan secara keliru oleh media seolah-olah menjadi sebuah keputusan yang tegas dan konklusif.

Hasil Rapat Lirboyo Tak Bahas Posisi Sekjen

Gus Yahya menegaskan, Rapat Konsultasi Lirboyo yang menjadi landasan islah hanya menghasilkan dua keputusan utama, yaitu:

  1. Menyegerakan pelaksanaan Muktamar.
  2. Menegaskan bahwa Gus Yahya sebagai Ketua Umum bersama Rais Aam bertanggung jawab untuk menyelenggarakan Muktamar tersebut.

Ia menekankan bahwa posisi Sekretaris Jenderal maupun Katib Aam sama sekali tidak dibahas dan tidak diputuskan dalam rapat tersebut.

"Status jabatan Sekjen dan Katib Aam justru menjadi salah satu agenda yang perlu dibahas lebih lanjut sebagai tindak lanjut dari keputusan Rapat Konsultasi Lirboyo," pungkasnya.

Baca Juga: Hari Terakhir Pencairan BLTS Rp900 Ribu, Kantor Pos Buka hingga Tengah Malam


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
5 Berita Terpopuler: Lampu Hijau dari Presiden Prabowo, Puluhan Ribu PPPK Paruh Waktu, Selamat Tinggal Status Honorer
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Kondisi Terkini Sumpur, Tanah Datar, Usai Banjir Bandang: Warga Butuh Irigasi
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Menhan Sjafrie Bentuk Satgas Kuala untuk Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana
• 14 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Gagal di Piala Afrika 2025, Timnas Gabon Dapat Hukuman dari Pemerintah
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
BGN Bangun 19.188 SPPG untuk Program MBG pada 2025
• 13 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.