LPSK Persilakan Aktivis dan Influencer yang Alami Teror Ajukan Perlindungan

mediaindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

LEMBAGA Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mempersilakan para aktivis serta pemengaruh atau influencer yang diduga mengalami intimidasi dan teror setelah menyampaikan kritik untuk mengajukan permohonan perlindungan.

Wakil Ketua LPSK Sri Suparyati mengatakan pihaknya telah mencoba berkomunikasi dengan sejumlah lembaga swadaya masyarakat. Namun hingga kini, LPSK belum memperoleh data pasti terkait identitas aktivis maupun pemengaruh yang mengalami teror.

"Kami mengundang para aktivis tersebut, jika memang dibutuhkan adanya tindakan cepat dalam konteks perlindungan, silakan untuk berkoordinasi dengan LPSK karena kami sekarang juga masih menunggu hal-hal tersebut, siapa-siapa saja kami juga belum tahu," kata Suparyati dikutip dari Antara, Jumat (2/1). 

Baca juga : Siapa DJ Donny? Influencer Pengkritik Pemerintah yang Pernah Nyaleg

Ia menjelaskan, sejauh ini langkah proaktif yang dilakukan LPSK adalah menjalin komunikasi dengan jejaring untuk mengetahui kondisi awal para pihak yang diduga mengalami intimidasi.

LPSK, lanjut dia, siap memproses permohonan perlindungan secara cepat apabila para aktivis maupun pemengaruh tersebut mengajukan permintaan resmi.

"Kami sebenarnya punya perlindungan darurat, itu memang jaraknya tujuh hari posisinya. Ketika kami mendapatkan informasi bahwa ada kebutuhan, itu biasanya kami bergerak cepat dan kami melakukan identifikasi lebih lanjut kepada si orang tersebut," ujarnya.

Baca juga : Kronologi Teror Bom Molotov di Rumah DJ Donny

Setelah proses identifikasi awal, LPSK akan memetakan kebutuhan pemohon yang bersifat mendesak, termasuk langkah-langkah perlindungan lanjutan.

"Itu bisa kami koordinasikan, kalau dalam konteks misalnya dibutuhkan tempat tertentu, itu bisa kami lakukan evakuasi," tutur Suparyati.

Sebelumnya, sejumlah kreator konten atau pemengaruh mengaku mendapat ancaman dan teror di kediaman pribadi mereka. Teror tersebut dialami antara lain oleh Ramon Dony Adam alias DJ Donny, Sherly Annavita, dan Chiki Fawzi.

DJ Donny telah melaporkan teror yang terjadi di rumahnya oleh orang tidak dikenal. Ia menyebut teror tersebut sudah terjadi dua kali, yakni pada Senin (29/12) dan Rabu (31/12) dini hari.

"Jadi, kemarin saya dapat teror, dikirim bangkai ayam ke rumah saya. Lalu, semalam jam 3.00 WIB, di CCTV (kamera pengawas) terekam orang melempar molotov ke rumah saya," kata Donny saat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu (31/12).

Sementara itu, Sherly Annavita mengaku mobilnya dicoret-coret oleh orang tidak dikenal, sedangkan Chiki Fawzi menerima ancaman secara digital.

Para pemengaruh tersebut menyatakan teror yang mereka alami terjadi setelah menyampaikan kritik terhadap penanganan bencana di Sumatera oleh pemerintah.

Selain itu, Greenpeace Indonesia mengungkapkan bahwa salah satu aktivisnya, Iqbal Damanik, juga menerima ancaman teror di kediamannya. Teror tersebut berupa pengiriman bangkai ayam disertai pesan ancaman.

"Jagalah ucapanmu apabila Anda ingin menjaga keluargamu. Mulutmu harimaumu," demikian pesan tersebut, dikutip dari pernyataan Greenpeace Indonesia melalui akun Instagram resminya.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pemkot Jaktim Akan Tata Ulang TPS Sampah di Rusunawa PIK Penggilingan
• 2 jam lalukompas.com
thumb
PKS Belum Putuskan soal Pilkada Dipilih DPRD: UUD 1945 Tak Larang
• 17 jam laludetik.com
thumb
Diduga Keracunan, Ini Identitas Tiga Jenazah di Warakas
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
SPPG Salurkan Ratusan Porsi MBG untuk Pengungsi Bener Meriah
• 16 jam lalueranasional.com
thumb
"Inside China" | Kishore Mahbubani: Pertemuan APEC di Shenzhen Jadi Inspirasi untuk Pembangunan Dunia
• 15 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.